Islamic Entrepreneurial Marketing 2023 Promosikan Bisnis Islami Bidang Makanan dan Busana

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Kamis, 30 Maret 2023 | 15:42 WIB
Islamic Entrepreneurial Marketing 2023 digelar untuk mempromosikan bisnis islami di bidang makanan dan busana. (MarkPlus)
Islamic Entrepreneurial Marketing 2023 digelar untuk mempromosikan bisnis islami di bidang makanan dan busana. (MarkPlus)

TINEMU.COM - Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. Penduduk muslim di Indonesia pada 2022 diperkirakan sebanyak 237,56 juta.

Fenomena ini memiliki implikasi terhadap kebijakan pemulihan ekonomi pasca pandemi untuk mengangkat ekonomi syariah sebagai salah satu agenda utama. Indonesia juga memanfaatkan peluang untuk menjadi pusat industri halal dunia pada 2024.

Selain itu, pemerintah terjun dalam dunia busana muslim pada 2022 untuk menjadikan Indonesia sebagai Muslim Fashion Capital di dunia. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya ekspor busana muslim di Indonesia sebesar 12.5% yang mencapai hingga USD4,6 miliar pada 2021.

Baca Juga: Inilah Duet Aksesoris Terbaru DJI Avata: DJI Goggles Integra & DJI RC Motion 2

Hal itu mendorong MarkPlus Islamic kembali mengadakan Islamic Entrepreneurial Marketing Festival (IEMF) 2023 dengan tema Fastabiqul Khairat Marketing.

Pada episode kedua, Webinar IEMF 2023 membawa topik Halal Food and Muslim Fashion Industry yang ditujukan demi mempromosikan kegiatan bisnis Islami dalam lingkup makanan dan busana.

Webinar IEMF 2023 kali ini dimeriahkan oleh empat pembicara yang terbagi dalam dua sesi. Pada subtopik “The Leading Halal Food Industry” di sesi pertama menghadirkan Yora Anastasha selaku Founder of @Demennyemil.id, dan Meylia selaku Founder of Dapur Melly.

Baca Juga: FIFA Coret Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Sedangkan untuk sub topik “The Rise of Muslim Fashion Industry” di sesi kedua menghadirkan Ema Pratama selaku Fashion Enthusiast & CEO of Segaris Space, dan Dian Yosi selaku CEO & Founder of @Vlarishoes.

Yora Anastasha selaku Founder of @Demennyemil.id menegaskan pentingnya memiliki sertifikat izin halal dan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) agar dapat memberikan rasa keamanan bagi konsumen, meningkatkan omset dan kepercayaan mitra Business to Business (B2B), memudahkan proses scale up, serta menjadi nilai tambah bagi konsumen.

“Karena usaha kue rumahan saya masuk dalam kategori Usaha Mikro ke Menengah (UMKM), saya belum bisa menggunakan jasa periklanan di media sosial secara berkala. Dari situ, saya mempunyai ide untuk menawarkan brownies ke coffee shops terdekat,” tuturnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Jajal Kereta Api Lintas Makassar - Parepare

Dengan menggunakan strategi tersebut, Yora berhasil mendapatkan tiga coffee shops yang sepakat untuk menggunakan brownies @Demennyemil.id. Biasanya, sebelum memberikan sampel brownies, pihak coffee shops akan menanyakan adanya sertifikasi halal dan PIRT.

“Sejak itu saya mulai mempelajari agar produk kami mendapatkan sertifikasi halal dan PIRT. Menurut saya, kedua sertifikasi tersebut sangat bermanfaat untuk meningkatkan perputaran cash flow produk kita,” ujar Yora.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: MarkPlus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Aldi Taher dan Unique Genuine Content

Kamis, 9 April 2026 | 15:02 WIB
X