Inovasi Terbuka untuk Diferensiasi Bisnis, Ini Strategi Hermawan Kartajaya Lewat Special Master Class

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Senin, 31 Juli 2023 | 16:17 WIB
Hermawan Kartajaya (HK) kembali menggelar Special Master Class pada Kamis, 28 Juli 2023 di Philip Kotler Theater Class, MarkPlus Jakarta. (MarkPlus)
Hermawan Kartajaya (HK) kembali menggelar Special Master Class pada Kamis, 28 Juli 2023 di Philip Kotler Theater Class, MarkPlus Jakarta. (MarkPlus)

TINEMU.COM - Perubahan zaman banyak dirasakan baik secara langsung ataupun tidak langsung oleh masyarakat. Namun, hal ini tidak menutupi maupun menghalangi inovasi terbuka yang dapat terus dikembangkan, terkhususnya dalam dunia pemasaran.

Inovasi terbuka pada dasarnya merupakan inovasi yang bersumber dari ide-ide eksternal perusahaan. Inovasi yang terbuka telah menjadi pendekatan populer dalam strategi pemasaran modern, baik dari customer, mitra bisnis, dan komunitas.

Hermawan Kartajaya (HK) sebagai pakar pemasaran Indonesia yang telah 11 tahun bekerjasama dengan Philip Kotler, kembali menggelar Special Master Class untuk mengupas inovasi pemasaran dalam judul “Open Innovation for New Differentiation” pada Kamis, 28 Juli 2023 di Philip Kotler Theater Class, MarkPlus Jakarta.

Baca Juga: Ada Temperan di Jombang, KAI Sayangkan Kecelakaan Lalu Lintas Kembali Terjadi

Pada episode kali ini, Hermawan Kartajaya memaparkan strategi pemasaran tentang pentingnya diferensiasi dalam berbisnis, dan berbagai langkah yang perlu dilakukan guna mencapai diferensiasi.

Dibuka dengan pemaparan tren terkini di kuartal ke-2 tahun 2023, Hermawan Kartajaya memaparkan tingginya penggunaan Artificial Intelligence (AI) saat ini, pergeseran tren media sosial ke alternative text social media, penggunaan kendaraan elektronik, serta keadaan ekonomi Indonesia terkini.

Dorongan untuk menghasilkan ide produktif dan solusi dalam meningkatkan diferensiasi juga menjadi pokok bahasan dari acara HK Special Master Class kali ini.

Baca Juga: Klaster Basanta Suvarna Sutera Sukses Raih Penjualan Tinggi

Acara ini dihadiri berbagai instansi perusahaan, baik dari Swasta, BUMN, bahkan Pemerintahan. Hermawan Kartajaya memaparkan model marketing yang diawali 5-Drivers (Science Technology, Social Culture, Industry Market, Politic Legal, dan Economy Business), 4C (Customer, Change, Company, dan Competitor), dan PDB (Positioning, Differentiation, dan Brand).

Tren hiburan yang saat ini banyak memikat perhatian orang-orang adalah salah satunya konser musik band asal Inggris, yaitu Coldplay.

HK menyampaikan bahwa Coldplay adalah pengikut 5 Drivers, karena mereka memproduksi sebuah musik merupakan bagian dari cara mereka bertahan dalam dunia hiburan dengan menggunakan berbagai strategi pemasaran yang manjur, trendi, dan pastinya bisa masuk ke banyak kalangan segmentasi.

Baca Juga: Mengenang Walter Spies, Seniman Jerman yang Berkarya di Bali

Berangkat dari itu, Hermawan Kartajaya selalu memberikan arti dari marketing. “Marketing itu bukan komunikasi bahkan bukan sales. Marketing itu differentiation, jadi beda untuk bisa menang. Bukan tentang menjadi yang paling hebat dan paling sukses, tapi bagaimana menjadi beda dari antara lainnya,” ujarnya.

Strategi marketing Indonesia 2030 dengan tujuan global Inner Development Goals (IDGs) di 2045 yang disebut tidak hanya akan menggerakkan hubungan Government - Business, tetapi juga akan turut menggerakan People.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: Markplus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Aldi Taher dan Unique Genuine Content

Kamis, 9 April 2026 | 15:02 WIB
X