Roblox Dinilai Belum Sepenuhnya Patuh
Sementara itu, terkait platform game popular Roblox, Kemkomdigi mencatat adanya perkembangan di tingkat global.
Baca Juga: Liburan Hemat dari Jakarta ke Purwakarta, Tarif Mulai Rp8.000
Roblox dilaporkan telah melakukan penyesuaian pengaturan (adjustment setting) dan menghadirkan fitur baru secara global dari kantor pusatnya di Amerika Serikat, sebagai bagian dari upaya pelindungan anak.
Namun demikian, pemerintah menilai langkah tersebut belum sepenuhnya memenuhi ketentuan PP TUNAS di Indonesia. "Masih ada loophole (celah) yang membolehkan komunikasi atau chat dengan orang tak dikenal," jelasnya.
Kemkomdigi menegaskan hingga saat ini Roblox belum dapat dikategorikan sebagai platform yang patuh terhadap PP TUNAS.
Baca Juga: Jelang Tiga Dekade Berkarya, ADA BAND Rilis Selalu Ada
"Dengan berat hati meskipun sudah melakukan adjustment yang cukup banyak, kami belum dapat menerima proposal dari Roblox untuk menyatakan bahwa platform Roblox telah mematuhi PP TUNAS," tandasnya.
Kemkomdigi akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala, serta akan mengambil langkah tegas terhadap platform yang belum memenuhi ketentuan yang berlaku.***
Artikel Terkait
Djakarta International Theater Platform (DITP) 2025 Resmi Digelar 5–12 Agustus 2025
WeTV Perkuat Posisinya Sebagai Platform Resmi Dracin lewat 'Love's Ambition'
Safari Bazaar Putaran 15 jadi Platform Pemasaran Para UKM
Platform X Bayar Denda Rp80 Juta Terkait Konten Pornografi
Kemkomdigi Dalami Dugaan Penyalahgunaan Grok AI untuk Konten Asusila di Platform X