TINEMU.COM - The Beatles kembali menyapa jutaan penggemarnya di dunia melalui lagu terbaru “Now and Then.” Kecerdasan buatan alias Artificial Inteligence (AI) memainkan peran penting dalam melancarkan suara John Lennon (wafat 1980), George Harrison (wafat 2001), Paul McCartney dan Ringo Starr hingga mendarat mulus di telinga para penggemar The Beatles.
Riwayat Now and Then
Ibarat bunyi peribahasa harimau mati meninggalkan belang, John Lennon wafat meninggalkan beberapa materi lagu yang belum sempat direkam secara profesional yaitu yaitu "Free as a Bird," "Real Love," "Grow Old With Me" dan "Now and Then."
Pada 1994, Yoko Ono, istri mendiang John Lennon, menyerahkan ketiga materi mentah lagu tersebut ke Paul McCartney untuk mendapat perlakuan selayaknya lagu-lagu The Beatles lain.
Berbeda dari "Free as a Bird" (rilis 1995), "Real Love" (rilis 1996) dan "Grow Old With Me" (rilis 1984, John Lennon & Yoko Ono) yang akhirnya bisa diluncurkan, "Now and Then" justru batal dirilis karena alasan teknis.
Baca Juga: Mahasiswa UGM Kaji Pengaruh Weton Terhadap Capaian Akademik Mahasiswa
Di rekaman demo yang digarap John Lennon pada 1977 di Hotel Dakota ini, vokal John Lenon tumpang tindih dengan suara piano yang tak terdengar dengan jelas. Buruknya kualitas rekaman demo "Now and Then" bahkan membuat George Harrsion menganggap "Now and The" sangat tak layak untuk diluncurkan.
Tentang kesulitan merekonstruksi "Now and Then", pada 1995, Paul Mc Cartney seperti dikutip The Guardian (2/11/23) berkata "suara piano agak sulit didengar. Dan pada masa itu, tentu saja, kita tak memiliki teknologi untuk melakukan pemisahan ... Kami sedikit kehabisan waktu dan tenaga.
Alhasil, setelah berbagai upaya penyelamatan menemui kebuntuan, "Now and Then" untuk sekian lama hanya teronggok di lemari arsip The Beatles.
Zaman baru telah datang, Artificial Intelligence (AI) menjadi primadona. Paul McCartney melihat ada peluang besar untuk mengembalikan harkat "Now and Then." Paul McCartney teringat Peter Jackson, sutradara film (The Lord of the Rings; The Return of the King) dan fans berat The Beatles.
Baca Juga: Single Terbaru Base Jam Membawa Tema Penuh Harapan
Peter Jackson sebelumnya pernah terlibat dalam produksi film serial dokumenter The Beatles, "The Beatles: Get Back" (2021). Ia secara piawai dan telaten berhasil memisahkan unsur vokal dengan berbagai instrumen dalam track mono lagu-lagu The Beatles yang diperuntukan bagi serial Get Back.
Dengan optimisme menyala-nyala, McCartney dan Starr langsung “sat set” kembali ke studio menuntaskan rekaman "Now and Then" dengan menggunakan track dari 1995, tahun sama dengan “Free as a Bird” sedangkan untuk bagian-bagian yang baru, direkam pada 2022.
Tak ketinggalan, seperti dicatat kritikus musik Jon Pareles (The New York Times, 2/11/23), sebuah aransemen orkestra string baru pun ikut ditambahkan termasuk dengan mencomot dan menambahkan suara-suara latar yang pernah direkam The Beatles dari lagu-lagu "Here, There and Everywhere," "Eleanor Rigby" dan "Because."
Baca Juga: Lindungi Perangkat Sesuai Keinginan, Samsung Kenalkan Auto Blocker
Artikel Terkait
Menonton Trilogi Ilusi Guns N’ Roses; Don’t Cry, November Rain, dan Estranged
Rangkum Kisah Orang-Orang Sekitar, Brunobauer Rilis EP Perdana 'A View From Inner Circle'
Lagu Perfect Liar, Dialog Kreatif Putri Ariani dengan Imagine Dragons
Single Terbaru Base Jam Membawa Tema Penuh Harapan