Lagu Now and Then, Romantisme The Beatles

photo author
Khudori Husnan, Tinemu
- Selasa, 7 November 2023 | 10:40 WIB
Tangkap Layar YouTube Official Video Now and Then (YouTube VEVO)
Tangkap Layar YouTube Official Video Now and Then (YouTube VEVO)

TINEMU.COMThe Beatles kembali menyapa jutaan penggemarnya di dunia melalui lagu terbaru “Now and Then.” Kecerdasan buatan alias Artificial Inteligence (AI) memainkan peran penting dalam melancarkan   suara  John Lennon (wafat 1980), George Harrison (wafat 2001), Paul McCartney dan Ringo Starr hingga mendarat mulus di  telinga para penggemar The Beatles.

Riwayat Now and Then

Ibarat bunyi peribahasa harimau mati meninggalkan belang, John Lennon wafat meninggalkan beberapa materi lagu yang belum sempat direkam secara profesional yaitu yaitu "Free as a Bird," "Real Love," "Grow Old With Me" dan  "Now and Then."

Pada 1994,  Yoko Ono, istri mendiang John Lennon, menyerahkan ketiga materi mentah lagu tersebut ke Paul McCartney  untuk mendapat perlakuan  selayaknya lagu-lagu The Beatles lain.

Berbeda dari  "Free as a Bird" (rilis  1995), "Real Love" (rilis 1996) dan "Grow Old With Me" (rilis 1984, John Lennon & Yoko Ono) yang akhirnya  bisa diluncurkan,  "Now and Then" justru batal  dirilis  karena alasan  teknis.

Baca Juga: Mahasiswa UGM Kaji Pengaruh Weton Terhadap Capaian Akademik Mahasiswa

Di  rekaman demo  yang digarap John Lennon pada 1977 di Hotel Dakota ini, vokal John Lenon  tumpang tindih dengan suara  piano yang tak terdengar dengan jelas. Buruknya kualitas rekaman demo "Now and Then" bahkan membuat George Harrsion menganggap "Now and The" sangat tak layak untuk diluncurkan. 

Tentang kesulitan merekonstruksi  "Now and Then", pada 1995, Paul Mc Cartney seperti dikutip The Guardian (2/11/23) berkata "suara piano agak sulit didengar. Dan pada masa itu, tentu saja, kita tak memiliki teknologi untuk melakukan pemisahan ... Kami sedikit  kehabisan waktu dan tenaga.

Alhasil, setelah berbagai upaya penyelamatan menemui  kebuntuan, "Now and Then" untuk sekian lama  hanya  teronggok di  lemari arsip The Beatles.

Zaman baru telah datang,  Artificial Intelligence (AI) menjadi primadona. Paul McCartney melihat ada peluang besar untuk mengembalikan harkat  "Now and Then." Paul McCartney   teringat Peter Jackson,  sutradara  film (The Lord of the Rings; The Return of the King) dan  fans berat The Beatles.

Baca Juga: Single Terbaru Base Jam Membawa Tema Penuh Harapan

Peter Jackson sebelumnya  pernah  terlibat dalam produksi film serial dokumenter The Beatles, "The Beatles: Get Back"  (2021). Ia secara piawai  dan telaten berhasil memisahkan unsur vokal  dengan  berbagai instrumen dalam track mono  lagu-lagu The Beatles yang diperuntukan bagi  serial Get Back. 

Dengan optimisme  menyala-nyala, McCartney dan Starr langsung “sat set” kembali ke studio menuntaskan rekaman "Now and Then" dengan menggunakan track dari 1995, tahun sama dengan “Free as a Bird”   sedangkan untuk bagian-bagian yang baru, direkam pada 2022.

Tak ketinggalan, seperti dicatat kritikus musik Jon Pareles (The New York Times, 2/11/23),  sebuah aransemen orkestra string baru pun ikut ditambahkan termasuk dengan mencomot dan menambahkan  suara-suara latar yang pernah direkam The Beatles dari lagu-lagu "Here, There and Everywhere," "Eleanor Rigby" dan "Because."

Baca Juga: Lindungi Perangkat Sesuai Keinginan, Samsung Kenalkan Auto Blocker

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Tri Riyadi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X