Ia menjelaskan bahwa ada sejumlah titik di tempat pusat oleh-oleh yang hanya memiliki kapasitas parkiran terbatas, sehingga mengambil ruas jalan untuk dijadikan parkir.
Baca Juga: Sistem Braille, Awalnya Diabaikan Pemerintah Prancis, Sekarang Berkembang di Seluruh Dunia!
“Pengalaman kemarin, dengan adanya kemacetan kemarin tentu menjadi pembelajaran bagi kami, sehingga tahun ini tidak terulang seperti itu, kalau kita lihat dari jumlah kendaraan yang di akhir tahun dibandingkan yang kemarin macet itu,” kata Tjok Bagus.
"Sebetulnya ketika Natal itu jumlah kendaraannya lebih tinggi, tetapi memang ada beberapa titik Menteri Perhubungan menyampaikan memang ada di tempat pusat pusat oleh-oleh kapasitas parkirnya masih terbatas sehingga keluar dari pada tempat parkir untuk jalur dari pada jalan diambil, itu membuat catatan bagi kami,” imbuhnya.***
Artikel Terkait
Jelang Nataru, Komisaris dan Direksi KAI Tinjau Persiapan Layanan Kereta Api
34 Kereta Api Tambahan untuk Libur Nataru Sudah Dapat Dipesan
Liburan Nataru Makin Seru, Ada Diskon Tiket Kereta 20% di Promo 12.12
Double Win Deals, KAI Sebar Suvenir dan Railpoint untuk Penumpang Kereta Selama Libur Nataru
TMII Siap Sambut Wisatawan di Libur Nataru