Batik Kayu Desa Krebet Jadi Suvenir Resmi Event-event Internasional

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Senin, 22 Juli 2024 | 15:35 WIB
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat mencoba membuat produk kriya berupa batik kayu saat kunjungan nya ke Desa Wisata Krebet, Bantul, pada Sabtu, 20 Juli 2024. (kemenparekraf.go.id)
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat mencoba membuat produk kriya berupa batik kayu saat kunjungan nya ke Desa Wisata Krebet, Bantul, pada Sabtu, 20 Juli 2024. (kemenparekraf.go.id)

TINEMU.COM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meresmikan Desa Wisata Krebet, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengikuti jejak Desa Nglanggeran masuk ke daftar desa wisata terbaik dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024.

Menparekraf Sandiaga saat melakukan visitasi ke Desa Wisata Krebet, pada Sabtu, 20 Juli 2024 mengatakan selama ini Desa Wisata Krebet telah dikenal akan produk kriya berupa batik kayu yang mengagumkan.

Yakni karya seni batik dengan menggunakan pewarna alami yang diaplikasikan pada kayu sehingga menciptakan keindahan yang memukau.

Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno Jadi Cameo di Film Uang Panai' 2

"Tahun lalu saya hadir di sini karena ekonomi kreatifnya Desa Krebet sudah mendunia. Tahun 2021 produk ekonomi kreatifnya yakni batik kayu sudah masuk menjadi suvenir resmi dari event-event internasional yang pemerintah laksanakan seperti G20 dan lainnya," kata Menparekraf Sandiaga.

Untuk itu Menparekraf Sandiaga sangat mengapresiasi keberhasilan Desa Wisata Krebet masuk dalam 50 besar ADWI 2024. Hal ini menunjukkan bahwa Desa Wisata Krebet juga memiliki potensi pariwisata dan ekonomi kreatif lainnya.

Desa Wisata Krebet terletak di Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain batik kayu, desa wisata ini juga memiliki daya tarik alam dan buatan.

Baca Juga: Dongeng Buto Ijo Diadaptasi Jadi Film Horor Dewasa!

Seperti Air Terjun Jurang Pulosari, juga Sendang Tirta Waluya yang merupakan salah satu sumber mata air tua Desa Wisata Krebet.

Sementara untuk daya tarik seni dan budaya, terdapat suguhan Jathilan Tradisional Sri Mudha Budaya, Gajog Lesung, Merti Dusun Krebet, juga pagelaran wayang kulit.

"Sekarang wisata di Krebet telah dikembangkan, sudah ada wisata alam dan buatan termasuk juga pariwisata hijau yaitu bank sampah,” ujarnya.

Baca Juga: Film 'Kang Mak From Pee Mak' versi Indonesia Siap Tayang 15 Agustus 2024

Sandiaga berharap Desa Wisata Krebet menyusul Desa Wisata Nglanggeran di Gunung Kidul yang sudah lebih dulu menjadi desa wisata terbaik dunia.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: Kemenparekraf.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X