TINEMU.COM- MVP Pictures mempersembahkan sebuah film yang merupakan reboot dari trilogi horor paling fenomenal pada masanya, yaitu film Pulau Hantu. Film ini disutradarai oleh Ferry Pei Irawan yang merupakan sutradara serial Marriage With Benefits dan The Perfect Strangers. Skenarionya ditulis oleh Erwanto Alphadullah (Doel) penulis skenario film Di Ambang Kematian dan Kereta Berdarah.
Film ini menceritakan beberapa remaja yang tiba tiba terdampar di sebuah pulau misterius dan mereka mencoba mengeksplor mencari hal hal yang bisa membantu mereka untuk bisa keluar dari pulau. Dibintangi oleh Taskya Namya, Bukie B. Mansyur, Samo Rafael, Hannah Hannon, Cindy Nirmala, Azkya Mahira, Izabel Jahja, Verdi Solaiman, Amanda Maura Green dan Patty Sandya, film yang segera tayang mulai 10 Oktober 2024 di bioskop ini sama sekali berbeda dengan versi sebelumnya yang dirilis pada 2007-2012.
"Versi lama lebih kepada horor yang seksi, horor 'esek-esek' begitu, karena kami kepingin menguatkan pada IP atau intellectual property-nya, cerita dan tokoh untuk film ini sama sekali baru. Jadi ke depannya kita lihat kalo yang ini sukses akan ada Pulau Hantu lainnya yang berbeda tempat dan juga cerita. Saya ingin mengeksplorasi bahwa ada banyak pulau-pulau tak bernama yang berhantu lainnya di Indonesia," kata Amrit Punjabi saat jumpa pers di Epicentrum XXI (4/10).
Baca Juga: Film Horor 'Pulau Hantu' Rasa Baru Segera Diproduksi!
"Film ini sama sekali beda karena selain horor dan ketegangan mengetengahkah hubungan antara ibu dan anak, juga anak dengan bapaknya. Ada drama keluarga dan tema kesehatan mental yang kami angkat di sini," tambah Amrit.
"Sosok hantu yang mulutnya mangap dan ikonik di Pulau Hantu terdahulu di sini kami beri background story-nya. Sebab akibat, mengapa begini mengapa begitu kami tekankan karena kami tidak ingin hanya cuma menawarkan kengerian saja," kata Ferry Pei Irawan, sutradara.
"Saya tertarik mengangkat tema keluarga karena setiap keluarga pasti punya kisah sendiri-sendiri yang bisa dieksplorasi," tambah Erwanto Alphadullah,penulis skenario.
Baca Juga: 'Saw 11' Siap Diproduksi, Sosok John Kramer Tetap Berlanjut
"Syutingnya cukup berat, karena beberapa kru dan pemain sempat mabuk laut. Juga ada pengambilan gambar yang terpaksa dilakukan subuh supaya lebih tenang. Lokasi klinik yang udaranya sangat dingin, juga sempat membuat saya berpikir wah nanti para cast kalo dialog keluar asapnya karena dingin. Pengaruh cahaya matahari yang terkadang membuat warna laut jadi gonta ganti warna cukup berpengaruh sampai saya merasa kok rasanya nggak seperti di lautan Indonesia ya. Dengan team work yang baik dan kepala dingin masalah saat syuting bisa teratasi," jelas Ferry Pei Irawan ketika ditanya kendala apa yang terjadi saat syuting.
Artikel Terkait
Kisah Misteri dari Semarang 'Sumala' Siap Mencekam Bioskop 26 September!
Jumlah Penonton Film Indonesia Berhasil Lampaui Film Asing
'Tale of The Land' Tayang Perdana di Busan International Film Festival 2024
Film 'Sorop' Siap Tayang di Film Market, Busan, Korea
Film 'Anak Kunti' Menunggu Jadwal Tayang, Ada Selebgram Nita Gunawan