TINEMU.COM – Bintang Tanatimur boleh jadi seniman termuda yang ikut memeriahkan hajatan seni yang pertama kali digelar di Jakarta Design Center (JDC) bertajuk Art Love U Fest 2024.
Meski begitu lelaki berusia 18 tahun (lahir 18 Agustus 2005) itu, saat ini tengah melanjutkan studi di Universitas Gajah Mada dan karya instalisanya yang menggantungkan 864 minuman kaleng bekas telah memicu perhatian.
Kaleng-kaleng yang disusun menggantung menggunakan benang senar dengan formasi bergelombang itu tampak seolah mengambang. Tak pelak karya itu diberi judul “Incertitude” (bahasa Perancis) yang maknanya mengambang.
Menurut pengakuan Bintang dalam pameran di JDC bertajuk Art love U ini, seniman muda ini menampilkan 3 karya. Pertama adalah karya instalasi kaleng yang diberi judul “Incertitude”, kemudian kumpulan mainan dengan judul “Prasojo” dan instalasi kardus bekas yang diberi nama “Fragile”
Menurutnya konsep dari ke tiga karya tersebut sebetulnya satu kesatuan, yaitu simbolisasi atau gambaran tentang fenomena sosial yang terjadi di sekitar lingkungannya di Jogja. Misalnya saja instalasi kaleng bekas dengan judul “Incertitude” (mengambang) itu adalah sebuah cermin fenomena remaja-remaja di Jogja, akunya.
Kenapa disebut mengambang, karena fenomena remaja-remaja itu ketika mereka sedang nongkrong atau ketemu teman-teman semisal saat ngopi, ke angkringan, ngeteh tapi tak sedikit juga yang mengkonsumsi minuman kaleng.
Pesan yang ingin disampaikan adalah dari hasil tongkrongan itu seolah tidak menghasilkan apa-apa. Kalaupun melahirkan gagasan-gagasan, ya sekedar tersimpan di tongkrongan itu aja. Begitu paparan Bintang mengenai konsep karyanya.
Maka Bintang kemudian menggunakan medium kaleng-kaleng minuman bekas yang terserak menunggu menjadi penghuni tempat sampah itu menjadi sebuah karya instalasi yang unik, segar, indah dan menginspirasi.
Pada suatu waktu seorang perupa wanita mengajak anaknya yang masih kecil melihat karya instalasi Bintang. Kemudian anak kecil itu tiba-tiba asyik bermain di bawah karya instalasi itu. Apa yang ada di kepala anak kecil yang bermain di bawah ratusan kaleng-kaleng yang menggantung di atas kepalanya itu?.
Di ajang Art Love Fest 2024 ini tak hanya Bintang Tanatimur, karya seni instalasi juga diusung oleh sejumlah nama seperti Joko Avianto, Setya Utami, maupun Billmohdor yang terkait dengan berbagai ragam ide yang dielaborasikan dengan bahan-bahan yang unik dan berserakan saat ini.
Karya-karya instalasi ini membuka pemikiran tentang upaya kolaboratif terhadap berbagai ide, persoalan di masyarakat, sampai upaya untuk menyelesaikannya. Sebagai bentuk karya seni dengan bahan yang sangat bervariasi menyebabkan karya instalasi mampu mendekatkan ide atau ekspresi seniman dengan penontonnya.
Dengan bekal kreativitas tanpa batas, Festival Art Love U menyediakan wahana bagi publik untuk bercengkraman bersama. Festival ini mempertemukan seniman dan publik Jakarta dari berbagai latar belakang dan disiplin seni untuk mengeksplorasi berbagai dimensi.
Tidak hanya lukisan, tampil juga seni yang berbasis kriya, seni video, desain grafis, desain interior, maupun seni instalasi yang merupakan bagian dari kehidupan kota dan urban.
Dengan mengusung basis kesenian kontemporer, festival ini menghadirkan 43 perupa ternama Indonesia, dari Jakarta, Yogya, Bali dan Bandung.
Partisipant Artists :