TINEMU.COM - Bekerjasama dengan Rotary Club International, Pianis dan Komponis Ananda Sukarlan akan menggelar konser yang bukan biasa-biasa saja dan talkshow di Auditorium London School of Public Relations (LSPR), Kamis 20 Februari pukul 18.00 WIB, dan terbuka untuk umum.
Acara ini merupakan inisiatif dari Rotary Club cabang Menteng, setelah gelaran konser musikal "Mendadak Kaya" yang diprakarsai mereka yang didukung penuh oleh Ananda Sukarlan dengan mengangkat karya cerita dari Putu Wijaya di tahun 2023 lalu terbilang sukses.
Tahun ini selain konser yang diberi tajuk "If You Believe", akan diadakan talkshow yang menampilkan talkshow, selain Ananda juga Prita Kemal Gani yang akan menceritakan tentang putrinya yang lahir dengan autisme, Mardianus Tri Tjahyo Adi (Donny) yaitu ayah dari Anfield Wibowo pelukis penyandang Asperger's Syndrome. Diharapkan dengan acara tersebut, dapat mengubah persepsi serta merombak paradigma tentang disabilitas.
Baca Juga: Presiden Prabowo Tandatangani Sepatu Futsal Anak Sekolah
Ananda Sukarlan sendiri telah membuat musik untuk anak-anak difabel di Spanyol, bekerjasama dengan Fundacion Musica Abierta, dan di Indonesia melalui yayasan yang didirikannya, Yayasan Musik Sastra Indonesia (YMSI).
“Saya telah menulis banyak musik piano untuk mereka yang tangannya hanya berfungsi satu, misalnya, atau hanya beberapa jarinya yang berfungsi,” ucap pianis yang juga pengidap Asperger’s Syndrome ini.
"Keterbatasan kita tidak menentukan kemana kita bisa pergi; keterbatasan hanya menentukan dari mana kita memulai. Perjalanan mungkin lebih jauh. Tapi kalau anda percaya, if you believe you can, sebetulnya kita sudah separuh jalan sampai tujuan, makanya kita pakai judul If You Believe", lanjutnya.
Baca Juga: Sidak MBG di Bogor, Presiden Prabowo DIdoakan Sehat oleh Warga
Ia mengusulkan agar ada institusi memberdayakan disabilitas untuk memperoleh fasilitas dalam bermusik seperti apa yang sudah dilakukan oleh negara Spanyol tempat dimana ia cukup lama bermukim.
Di konser tanggal 20 Februari nanti Ananda akan didampingi oleh soprano Aurelia Vicci serta pianis yang juga menyandang autisme, Steven Audric Gui, keduanya telah meraih kejuaraan di Kompetisi Piano Nusantara Plus tahun 2024 kemarin.
Aurelia akan menyanyikan berbagai tembang puitik Ananda dari puisi Ewith Bahar, Hilmi Faiq, Dedy Tri Riyadi, dan yang paling spesial adalah "Sepenuh Ini, Indonesia" dari puisi Shantined yang iringannya hanya dimainkan dengan tangan kiri saja.
Karya ini terinspirasi dari karya Ananda "Satu Tangan, Sepenuh Jiwa, Untuk Indonesia" yang juga terinspirasi dari lagu pop "Untuk Indonesia" yang dinyanyikan Once Mekel dan Yenny Wahid.
Baca Juga: Strategi Kultural untuk Merawat Pantun di Era Digital
Sedangkan pelukis penyandang Asperger's Syndrome, Anfield Wibowo akan melukis sepanjang konser berlangsung. Mardonius Tri Tjahyo Adi ayah Anfield menerangkan, lukisan Anfield pernah dibawa oleh permaisuri Jepang, Putri Masako, perdana menteri Denmark dan lain-lain.
Di acara tanggal 20 Februari yang diadakan di Auditorium LSPR (London School of Public Relations) itu, produk fashion Gori The Label secara eksklusif membuat busana untuk Ananda dari lukisan Anfield, sehingga Ananda dan para tokoh lain di acara itu akan sekaligus berfungsi sebagai “model” atau “peragawan” yang mengenakan kostum dari hasil lukisan Anfield.
Artikel Terkait
'Jangan Menangis Lagi' Pelukan Hangat Untuk yang Sedang Terluka dari Tama Yuri
Kentalz Sampaikan Kritik Keras Tentang Fenomena 'Sound Horeg'
Film Terbaru SimpleMan Siap Tayang Pas Lebaran!
'Made in Bali' Angkat Asmara Dalang Muda