TINEMU.COM-Trio jazz elektronik asal Jakarta, Littlefingers, kembali merilis single terbarunya, Squares. Setelah sebelumnya telah membocorkan rencana merilis album kedua di akhir tahun lalu, Littlefingers akhirnya telah memantapkan langkahnya dengan merilis Squares yang diputuskan sebagai single terakhir menuju album kedua mereka yang akan dirilis di pertengahan tahun ini.
Squares merupakan interpretasi ketiga personil Littlefingers atas topik yang jarang menjadi perbincangan, yaitu tentang stabilitas kehidupan. Trio beranggotakan Chika Olivia (kibor), Tjdika (bass), dan David Halim (dram) ini memulai kariernya di industri musik Indonesia dengan merilis single debutnya Can Good Things Last Forever? bersama Natania Karin. Single debut mereka ini mampu meraih 500.000 streams di semua kanal musik digital.
Berbagai pepatah dan perbincangan seringkali membahas naik- turunnya kehidupan manusia, namun yang jarang dibahas adalah seorang manusia memerlukan stabilitas atau kondisi yang tentram dalam menjalani kehidupan. Topik ini sendiri merupakan representasi dari motif kotak-kotak yang ada dalam permainan masa kecil, ular tangga, yang menjadi tema besar album kedua Littlefingers yang akan datang.
Baca Juga: Muat Konten Judi Online, Kemkomdigi Blokir Sementara Digitaloceanspaces.com
“Lagu Squares dalam proses pengerjaannya, ingin menggambarkan rasa menjalani hidup. Seperti permainan ular tangga ketika tidak sedang berusaha menaiki tangga atau menuruni ular, Squares ada disitu. Bukan rasa yang menggebu-gebu atau terpuruk, namun agu yang cocok menemani kita semua yang sedang “berjalan” saja,” ucap Chika. Squares sedikit berbeda dengan rilisan-rilisan Littlefingers sebelumnya.
Apabila Littlefingers banyak dikenal dengan lagu-lagu yang kompleks atau irama yang bombastis, dalam Squares sang trio lebih banyak memainkan irama-irama yang konstan, repetitif, dan stabil; sebagaimana stabilitas dalam kehidupan manusia. Masih diproduseri dan diproduksi secara mandiri, Littlefingers menawarkan sebuah presentasi lagu yang tenang nan dinamis, namun tetap dengan bebunyian elektronik khas mereka.
David juga menambahkan, “Kadang kita sebagai manusia terlalu fokus dengan euphoria kehidupan, sampai kita lupa dengan hal yang sebenarnya kita semua rindukan, stabilitas dan ketenangan. Lagu ini, walaupun berdurasi singkat, membawa pesan bahwa kadang kita hanya perlu berjalan saja untuk bisa kembali menghadapi roller coaster kehidupan,” **
Artikel Terkait
'Four Flights to Fibs' Single Anyar Littlefingers Menuju Puncak
Audy Item Kembali ke Industri Musik, Rilis Single Baru 'Akhir Kisah Kita'
International Golo Mori Jazz 2025 Hadirkan Harmoni Jazz dan Pesona Timur Indonesia
Nama Band D Masiv jadi Halte Transjakarta!