TINEMU.COM- Mantan personil band Indiepop Jakarta, SORE, Reza Dwiputranto yang akrab dipanggil Echa, merilis projek musik eksperimental dengan nama Maimun. Sebelumnya, Echa sempat menamai projek ini dengan nama Cantara yang kemudian berganti dengan Maimun. Sebelumnya Echa juga merilis album digital hanya berisi 3 lagu berjudul Tarkarbarnargar.
Album terbaru ini berjudul Al Boom, menceritakan makna komtemplatif tentang berbagi rasa atas nikmat dari mulai kita bangun pagi berlanjut selama satu hari penuh hingga bertemu pagi lagi. Ini merupakan ekspresi seni yang berbeda dari karyanya terdahulu. Lewat suara-suara yang Echa rekam secara alami kemudian di rangkum dalam Al Boom, ini yang Maimun sebut sebagai Bunyi Sunyi.
Echa juga berimajinasi menghadirkan suara gemuruh di dalam tanah ketika Maimun berkaidah futuristik bahwa hidup kita di dalam tanah akan jauh lebih lama dari pada hidup kita di atas tanah. Echa berharap Al Boom Maimun ini bisa memberikan pengalaman baru bagi pendengarnya.
Baca Juga: Mulai 10 April 2025, Seluruh Perjalanan Whoosh Dioperasikan oleh SDM Indonesia
Karya terbaru Maimun ini direkam di Studio Lontar, studio milik pemain bas SORE, Awan Garnida, sedangkan proses mixing - mastering dilakukan Edi Edwood, yang juga merupakan Tim Produksi SORE. Album ini sudah dirilis dalam format cakram padat atau CD Audio bertepatan pada Record Store Day yang diadakan pada hari Sabtu, 12 April 2025. Album ini dapat dibeli di seluruh toko rilisan fisik yang ikut berpartisipasi dalam Record Store Day Indonesia tahun 2025. Foto Maimun diambil oleh Rakasyah Reza dan CD dirilis oleh SRM Bookings & Services.**
Artikel Terkait
IDIOFON: Resurrecting Strangers – Kebangkitan Sunyi dari Kenangan Membara
Rickyeck Rilis Single Tentang Cinta yang Tertinggal
Sambut Record Store Day 2025, Silampukau Terbitkan Vinyl 'Sepasang Kidung Cilaka'
Masuk Dapur Rekaman, Rocker Kasarunk Siapkan Album Baru!