TINEMU.COM - Erajaya Digital kembali menggelar erafone National Tournament 2025, sebuah turnamen e-sports untuk gim Mobile Legends: Bang Bang dengan total hadiah senilai Rp200 juta.
Turnamen ini telah menjadi agenda tahunan yang secara konsisten diselenggarakan selama tiga tahun terakhir sebagai bentuk komitmen erafone dalam mendukung pertumbuhan industri e-sports di Indonesia.
erafone National Tournament 2025 akan digelar mulai Mei hingga Oktober 2025 dan terbagi ke dalam tiga fase utama: Qualifier Stage pada Mei hingga September 2025 dan menyambangi berbagai kota seperti Cirebon, Bandung, Malang, Bali, Medan, Makassar, Bekasi, Tangerang, Jakarta Utara dan Jakarta Barat.
Baca Juga: Aice Lanjutkan Dukungan Bagi Tim Indonesia di Ajang Internasional
Setiap kota membuka pendaftaran untuk maksimal 32 tim, yang dapat mendaftar melalui tautan https://bit.ly/ENT2025. Format turnamen ini bersifat hybrid (gabungan online dan offline).
Setelah tahap kualifikasi, turnamen akan berlanjut ke Group Stage secara online, dan ditutup dengan Playoff Stage pada Oktober 2025 yang juga akan dilangsungkan secara hybrid.
Selama tiga tahun penyelenggaraannya, turnamen ini telah menjangkau 22 kota, dengan total hadiah yang telah diberikan mencapai Rp800 juta. Turnamen ini menarik lebih dari 3.500 partisipan dari 650+ tim e-sports, serta lebih dari 100 ribu penonton di YouTube dan 5 juta penonton di TikTok.
Baca Juga: Patroli Perintis Polda Metro Jaya Tangkap 9 Pemuda Tawuran Bersenjata Tajam di Jakarta Timur
CEO Erajaya Digital, Joy Wahjudi menjelaskan bahwa erafone National Tournament merupakan perhelatan tahunan yang digelar oleh Erajaya Digital untuk mencari bibit pemain e-sports profesional, yang nantinya mewarnai industry dalam negeri maupun kancah internasional.
“erafone, sebagai merek ritel dari Erajaya Digital yang menawarkan produk perangkat telekomunikasi seperti smartphone dari merek terkemuka, ingin ambil bagian dari industry e-sports yang terus tumbuh di Indonesia,” ujar Joy.
Industri e-sports di Indonesia terus menunjukkan tren pertumbuhan yang mengesankan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, total pendapatan industri gim Indonesia diperkirakan menembus angka USD 1,6 miliar (sekitar Rp25 triliun).
Baca Juga: Drama Musikal Keluarga Cemara Siap Bawa Penonton #KembaliKeKeluarga 20 Juni-13 Juli 2025!
Hal itu menjadikan Indonesia sebagai pasar gim terbesar di Asia Tenggara dan peringkat ke-16 secara global dalam hal pendapatan dari industri ini. Jumlah gamer online aktif di Indonesia juga terus meningkat dan kini telah mencapai lebih dari 35 juta orang.
“Tak hanya dari sisi konsumsi, ekosistem e-sports di Indonesia juga berkembang pesat, mulai dari jumlah tim profesional, komunitas gim lokal, turnamen berskala nasional hingga internasional, hingga keterlibatan para influencer, caster, dan konten kreator,” lanjutnya.
Artikel Terkait
Pasar Esport Bertumbuh, Unipin Berniat Ekspansi
Meriahkan Hari Gim Indonesia, Nuon Gelar Mabar Gim Paw Rumble
Kembangkan Gim, Menparekraf Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Savvy Games Group
Kunjungi Gamescom 2024, Menparekraf Perkuat Kolaborasi Kembangkan Gim Indonesia
Rayakan Satu Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Rangkul Penggemar e-Sport dan Cosplay