'The Age of Adaline', Nggak Selamanya Awet Muda Menyenangkan

photo author
Donny Anggoro, Tinemu
- Minggu, 8 Juni 2025 | 01:36 WIB
Ellis Jones (Michiel Huisman) dan Adaline (Blake Lively)
Ellis Jones (Michiel Huisman) dan Adaline (Blake Lively)

 

TINEMU.COM- Menjadi awet muda dan "menolak tua" - meminjam istilah band Seringai- adalah dambaan semua orang. Keinginan demikian dengan mudah digunakan sebagai jargon pelbagai iklan produk kecantikan, minuman seperti susu dan vitamin-atau memang menjadi spirit motivasi hidup "usia boleh tua tapi semangat tetap muda". 

Adaline (Blake Lively) lahir di San Fransisco, tahun 1908. Pada tahun 1929 Adaline menikah dan punya anak tahun 1932. Tahun 1937 suami Adaline, Clarence meninggal saat bekerja di pembangunan konstruksi jembatan. 10 bulan kemudian Adaline mengalami kecelakaan mobil yang sangat parah saat menuju ke rumah orangtuanya. Tubuhnya terlempar dari mobil. Tahun 1937 seharusnya ia meninggal tapi tubuhnya setelah tersambar petir pada kecelakaan mobil itu, ia selamat. Anehnya setelah diselamatkan, fisiknya berhenti tumbuh di usia ke 29 tahun. Adaline pun tak menemui jawaban kenapa dirinya tidak menua sehingga ia menyimpulkan kejadian yang dialaminya sebagai "peristiwa yang belum bisa dijelaskan secara saintifik". Anaknya, Flemming Prescott (Ellen Burstyn) menjadi tampak lebih tua. Semula memang menyenangkan karena fisik Adaline tak berubah. Ia kerap berbohong "oh, ini karena produk skincare baru" kepada orang yang menanyakan rahasia awet mudanya. 

Adaline diduga memalsukan KTP-nya ketika mobilnya ditilang. Polisi menemui seharusnya ia berumur 45 tahun di tahun 1953, sedangkan Adaline tampak berusia 29 tahun. Tak hanya polisi lalu lintas, agen FBI juga  mencurigainya. Setelah mengalami kejadian tersebut, mengilhami Adaline untuk selalu berpindah tempat. Hanya anaknya yang mengetahui keberadaan Adaline-dan ia harus tiap 10 tahun berganti identitas.

Baca Juga: 'Predator Killer of Killers', Adaptasi yang Menjanjikan

Adaline yang pada tahun 2015-bekerja sebagai tenaga arsip di perpustakaan mengganti namanya menjadi Jennifer Larson-jatuh cinta kepada Ellis Jones (Michiel Huisman). Suatu ketika Adaline dibawa ke pesta pernikahan 40 tahun orangtua Ellis Jones. Tak disangka, William (Harrison Ford) ayah Jones mengenalnya sebagai Adaline. Adaline yang kini adalah Jennifer Larson terpaksa mengarang cerita bahwa Adaline adalah ibunya. Tapi William tak percaya dan sangat yakin ia Adaline-bukan anak Adaline. 

Blake Lively dalam Adaline
Blake Lively dalam Adaline
Dengan formula 'what if'-apabila kamu awet muda- Adaline terus menipu diri sendiri dan lingkungan sekitar agar hidupnya terlihat normal.Meski tampak muda, kehidupan pribadi-terutama percintaan serta keinginan mempunyai pasangan baru-tak pernah mulus. Film ini menjadi menarik karena perbuatan yang dilakukannya hampir 8 dekade harus diakhirinya bukan karena capek berganti identitas, melainkan khawatir apabila Ellis Jones dan William mengetahuinya.

Sutradara Lee Toland Krieger berdasarkan naskah J Mills Goodloe dan Salvador Paskowitz-menyeret cerita menjadi drama yang tak membosankan diikuti. Tampak sutradara memang lebih menginginkan tindakan-tindakan logis akibat peristiwa yang terjadi sampai peristiwa semula yaitu petir penyambar Adaline tak lagi penting.

Baca Juga: Benci Itu Berat, Bung. Biar Negara Saja yang Menanggung

Beberapa pengamat menduga film ini seolah kebalikan dari film The Curious Case of Benjamin Button (2000) mengisahkan seorang pria yang sejak lahir malah tampak tua-bahkan lebih mirip kakek-kakek. Meski idenya mirip- alur pengisahan The Age of Adaline lebih mengalir bak film drama komedi roman biasa-sedangkan Benjamin Button lebih terkesan tragedi-komedi gelap dengan meminjam pengisahan ala historical fiction-yang seolah meyakinkan Benjamin Button ada dalam kehidupan nyata. Lebih jauh, film ini mengajarkan kepada kita bahwa "hukum alam" dengan menua secara alami memang sudah selayaknya.**

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Donny Anggoro

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X