TINEMU.COM - Menjelang perilisan film animasi Panji Tengkorak yang sudah mendapatkan jadwal tayang di bioskop 28 Agustus 2025, Falcon Pictures menggandeng dua musisi terkemuka sebagai pengisi soundtrack. Mereka adalah Iwan Fals dan Isyana Sarasvati berkolaborasi membawakan ulang lagu legendaris berjudul Bunga Terakhir karya Bebi Romeo yang oernah dirilis tahun 2005.
Aransemen terbaru lagu Bunga Terakhir dirancang khusus untuk merefleksikan sisi terdalam dari tokoh Panji seorang pendekar yang kehilangan cinta sejatinya dan harus terus hidup karena kutukan ilmu hitam. Lagu ini menjadi jembatan emosional antara penonton dan karakter Panji yang diperankan oleh Denny Sumargo, serta memperkuat lapisan narasi film yang disutradarai oleh Daryl Wilson.
“Kami ingin soundtrack Panji Tengkorak tidak hanya mendukung cerita, tapi juga berbicara langsung ke hati penonton. Lagu Bunga Terakhir adalah simbol dari jiwa Panji yang hilang arah karena cinta dan rasa bersalah. Menurut kami, Iwan Fals dan Isyana mampu menyampaikan kedalaman itu. Ini lagu untuk mereka yang pernah merasakan kehilangan. Selain itu, suara Isyana dan Iwan Fals menyatu dalam harmoni yang menghanyutkan pertemuan dua generasi,” kata Frederica, Produser Falcon Pictures saat jumpa pers di Kemang Village XXI (7/8).
Baca Juga: ArtMoments Jakarta 2025 Gegerkan AGORA Exhibition Hall : Era Baru Seni Dimulai di Sini!
Bagi Iwan Fals, keterlibatannya dalam proyek ini menjadi pengalaman yang membangkitkan perasaan yang sangat personal. “Ketika ditawari untuk menyanyikan Bunga Terakhir bersama Isyana, saya langsung tergerak. Kebetulan, beberapa tahun sebelum lagu ini meledak, anak saya, adik saya, ayah saya meninggal, jadi buat saya lagu ini menyentuh. Dan saat dikaitkan dengan kisah Panji yang tragis, rasanya semakin dalam. Ini bukan sekadar nyanyi, tapi menyampaikan rasa duka yang tertanam di jiwa,” ujar Iwan Fals, penuh refleksi.
“Aku sudah tahu lagu ini dari kecil. Aku merasa ini salah satu lagu balads Indonesia yang bagus banget secara karya dan lirik. Secara aransemen itu sudah saling menyatu dan nyawanya tuh menyala banget. Ini PR banget, apalagi menaruh nyawa di lagu yang sudah ada. Aku sih terimakasih diberi kesempatan ini, semoga versi baru ini, pesannya juga sampai ke penonton, dan memberikan energi juga buat film Panji Tengkorak, saya merasa terhormat,” tambah Isyana Sarasvati.
Film animasi Panji Tengkorak menampilkan jajaran pengisi suara seperti Denny Sumargo, Aghniny Haque, Donny Alamsyah, Cok Simbara, Nurra Datau, Revaldo, Donny Damara, Prit Timothy, dan Tanta Ginting. Cerita aslinya diangkat dari komik karya Hans Jaladara yang pernah terbit tahun 1968. Komik ini cukup populer bersanding dengan tokoh silat Indonesia lainnya di jagat komik klasik Indonesia seperti Si Buta dari Gua Hantu karya Ganes TH juga Jaka Sembung (Djair Warni). Komik Panji Tengkorak sebelumnya sudah pernah diangkat ke layar lebar tahun 1971 diperankan Deddy Sutomo, Maruli Sitompul, Rita Zahara, dan Lenny Marlina, disutradarai oleh A Haris dan Yang Shih Ching. **
Artikel Terkait
Pengorbanan di Balik Lagu Hits Chicago 'Hard to Say I'm Sorry'
Cakra Khan Sukses Menggoyang Singapura dan Kuala Lumpur
Rayakan Cinta,Patah Hati,Tenggelam dan Dendam di EP Heylo Jeylo
Agus Budiyanto Aquarelle Studio Gelar Pameran dan Wicara Seni ‘Kebijakan Finansial Berkelanjutan Secara Kreatif untuk Seniman’ di Art Moments 2025