Wonderful Indonesia Raih The Best Government Collaboration for Nation Branding

photo author
Zabidi Sayidi, Tinemu
- Rabu, 21 September 2022 | 19:05 WIB
Foto dari travel.okezone.com
Foto dari travel.okezone.com

TINEMU.COM - Jakarta, 20 September 2022 - Wonderful Indonesia sebagai brand pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia yang dikembangkan oleh Kemenparekraf Republik Indonesia meraih penghargaan "The Best Government Collaboration for Nation Branding" dalam ajang Indonesia Brand Forum (IBF) Awarding 2022.

“Wonderful Indonesia dinilai telah menampilkan kemampuan yang prima dalam hal berkolaborasi untuk nation branding,” kata Menparekraf/Kabaparekraf Sandiaga Salahuddin Uno yang hadir secara daring dalam acara penghargaan yang dilangsungkan secara hybrid dari Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (20/9/2022).

Menparekraf mengapresiasi inisiatif dari Indonesia Brand Forum sebagai platform penguatan brand-brand lokal untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri. 

"Saya melihat salah satu jurus ampuh kita untuk bisa keluar dari pandemi ini adalah karena kita beradaptasi dan berkolaborasi. Melalui kolaborasi inilah yang yang akan membawa kita ke depan lebih sukses lagi," kata Menparekraf Sandiaga Uno

Baca Juga: Kemensos Evakuasi Ke Rumah Sakit Pasutri yang Sudah Puluhan Tahun Lumpuh

Saat ini Kemenparekraf/Baparekraf terhitung telah berkolaborasi dengan 70 brand mitra co-branding "Wonderful Indonesia" yang bersama-sama berkolaborasi dalam membangun pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

Mitra co-branding berasal dari industri pariwisata dan non pariwisata, seperti hotel, rumah makan, online travel agent, food and beverages, manufaktur, dan FMCG (Fast Moving Consumer Good). 

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif disebutnya tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun brand Wonderful Indonesia sebagai brand pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia yang kuat. Dibutuhkan sinergi dan integrasi yang terwujud melalui kolaborasi dan kolaborasi dalam program Wonderful Indonesia Co-Branding. 

"Dan Alhamdulillah saat ini daya saing pariwisata Indonesia naik 12 peringkat berada di posisi 32 dunia mengalahkan negara-negara seperti Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Mudah-mudahan ke depan bisa terus kita tingkatkan," kata Menparekraf Sandiaga. 

Saat ini ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor penyumbang terbesar terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional dengan nilai kontribusi sebesar 7,8 persen. Jumlah tersebut ditopang dengan tiga subsektor utama yakni kuliner, fesyen, dan kriya. 

Baca Juga: Bappebti Blokir 760 Situs Perdagangan Berjangka Tidak Berizin

Jumlah tersebut juga menempatkan Indonesia di peringkat tiga besar dunia dalam kontribusi terhadap PDB nasional di bawah Amerika Serikat dengan Hollywood dan Korea Selatan dengan K-Pop. 

Saat ini, kata Sandiaga, sebanyak 88,8 persen konsumen Indonesia menyatakan lebih dominan menggunakan dan mengonsumsi produk dengan brand atau jenama dalam negeri. 

"Jadi saya ingin bahwa ke depan daya tarik wisatawan itu digabungkan dengan produk ekonomi kreatif sehingga akhirnya produk-produk kita bergerak dan membuka potensi lapangan kerja seluas-luasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Zabidi Sayidi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X