Brave New World: Menggali Dystopia, Teknologi, dan Realitas Manusia yang Terdistorsi

photo author
Dedy Tri Riyadi, Tinemu
- Minggu, 7 April 2024 | 12:32 WIB
Ilustrasi setelah dystopia (Playground AI)
Ilustrasi setelah dystopia (Playground AI)

Dengan mempresentasikan dunia yang kelam namun merenungkan, Aldous Huxley mengajak pembaca untuk merenungkan tentang konsekuensi dari kemajuan teknologi yang tidak terkendali dan kehilangan nilai-nilai kemanusiaan dalam masyarakat yang terlalu terpolarisasi.

Dengan begitu, karya ini tetap menjadi relevan dan menarik bagi pembaca modern yang terus menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang serupa tentang masa depan dan makna kehidupan manusia.**

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Tri Riyadi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Memahami Filosofi Warna dalam Budaya Bali

Jumat, 17 April 2026 | 07:58 WIB

Puisi Hafiz Shirazi Lebih Berbahaya dari Filsafat?

Sabtu, 11 April 2026 | 18:29 WIB

'Warung Pocong', Ketika Komika Main Film Horor

Senin, 6 April 2026 | 14:18 WIB

'Pelangi di Mars', Kecantikan Visual yang Kosong

Senin, 16 Maret 2026 | 13:11 WIB

Cerpen: Kain Putih untuk Malam Terakhir

Jumat, 27 Februari 2026 | 22:58 WIB

'Titip Bunda di Surga-Mu' Tak Sekedar Mengharu Biru

Sabtu, 14 Februari 2026 | 12:49 WIB
X