TINEMU.COM - Sebagai destinasi wisata terbaik di Bali, GWK Cultural Park turut mendukung lestarinya seni budaya dan tradisi lewat kreasi karya seni. Beragam karya seni tari dan pertunjukan kesenian Bali sudah dipentaskan di GWK Cultural Park setiap jam sepanjang hari.
Untuk makin mengukuhkan dirinya sebagai pusat budaya sekaligus menutup tahun 2024, GWK Cultural Park menghadirkan sebuah karya pertunjukan kolosal bertajuk “Baraong” yang secara regular akan dipentaskan.
Pertunjukan “Baraong” ini merupakan tari musikal yang dikolaborasikan dengan tata cahaya, serta koreografi inovatif Karya Gung Giri dari Sanggar Saba Sari, diperlengkap dengan penampilan kostum yang menarik Karya Gung Rama.
Baca Juga: KAI Amankan Barang Tertinggal Senilai Lebih dari Rp13,2 Miliar Selama Januari-November 2024
Pertunjukan ini terinspirasi dari magisnya tari Barong serta beberapa sosok barong yang dipercaya sebagai sosok mitologis penjaga keseimbangan antara alam manusia dan alam spiritual.
Nama BARAONG sendiri merupakan gabungan BARA yang berarti api, semangat, energi, dan ONG yang berarti Dewa dalam agama Hindu.
Baraong menceritakan kisah perjalanan Pangeran Bara, putra mahkota Kerajaan Bahali Windhu Kencana, dalam mengumpulkan tiga sosok mitologis barong, yaitu Sang Bawi (Barong Bangkal), Sang Mong (Barong Macan) dan Sang Banas (Barong Ket) untuk mengembalikan kedamaian serta kemakmuran di kerajaannya.
Baca Juga: Pentas Karya Komunitas Sastra dan Literasi 2024: Unjuk Karya Penerima Bantuan Pemerintah
Kisah perjalanan Pangeran Bara yang penuh petualangan ini dikemas begitu apik lewat rangkaian gerak dalam laku koreografi yang memukau.
Penonton diajak masuk ke dalam dunia fantasi penuh misteri yang kental dengan nuansa budaya Bali, lewat sentuhan animasi visual yang dramatis serta tata cahaya yang spektakuler.
Untuk kali pertama dalam pertunjukan Baraong, GWK Cultural Park menghadirkan empat sosok barong sekaligus dimana pada umumnya pementasan Baraong hanya menampilkan satu sosok yaitu Pangeran Bara.
Baca Juga: BIG Ungkap Jumlah Pulau Indonesia Bertambah Jadi 17.380
Uniknya, tiga sosok mitologis barong tersebut juga mereprentasikan tiga warna Tridatu yaitu warna hitam, putih dan merah, yang merupakan keseimbangan dari kebaikan ketulusan dan energi baik
Direktur Operasional GWK Cultural Park Bali, Ch. Rossie Andriani mengatakan GWK Cultural Park selalu mendukung seni budaya dan tradisi lewat kreasi karya seni dengan mempersembahkan suguhan budaya yang menarik.
Artikel Terkait
GWK Suguhkan Budaya Literasi untuk Siswa Sekolah Dasar
Sambut Libur Lebaran, GWK Gelar Pameran Ogoh-ogoh Mini dan Tapel
Sederet Musisi dan Brand Fashion Ternama Bakal Meriahkan Merdekafest 2024 di GWK Cultural Park
Penampilan Slank Tutup Kemeriahan Merdeka Fest 2024 di GWK Cultural Park
Rayakan Hari Pelanggan Nasional, GWK Komitmen Berikan Pelayanan Prima