Wamenparekraf: Pameran "Van Gogh Alive" Atraksi Wisata Digital di Masa Liburan

photo author
Zabidi Sayidi, Tinemu
- Jumat, 7 Juli 2023 | 14:05 WIB
Foto dari laman kemenparekraf
Foto dari laman kemenparekraf

TINEMU.COM - Jakarta, 6 Juli 2023 - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf/Wakabaparekraf) Angela Tanoesoedibjo mengapresiasi hadirnya pameran "Van Gogh Alive" sebagai alternatif atraksi bagi masyarakat di masa liburan sekolah. 

“Van Gogh Alive” merupakan pameran yang membawakan mahakarya seniman legendaris Vincent van Gogh dalam beragam bentuk proyeksi digital yang ditempatkan pada layar besar, dinding dan lantai. Seluruh ruang pameran akan dihias penuh dengan lebih dari 3.000 lukisan, menciptakan pengalaman imersif seolah benar-benar masuk ke karya Van Gogh. 

Pameran ini juga menyertakan panel-panel informasi, video, dan elemen interaktif lainnya untuk memberikan konteks, informasi latar belakang tentang kehidupan serta perkembangan seni Van Gogh. Van Gogh Alive akan berlangsung di Jakarta selama kurang lebih tiga bulan, dari 7 Juli 2023 hingga 9 Oktober 2023 di Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat. 

Baca Juga: Tingkatkan Fitur dan Layanan, KAI Access Ganti Nama Jadi Access by KAI

"Jadi saya senang sekali berada di sini dan saya juga mengapresiasi penyelenggara karena ini merupakan atraksi untuk pariwisata yang pas momentumnya dimana anak-anak sekolah sedang libur.

Jadi harapannya keluarga bisa datang membawa anak-anaknya dan bisa sama-sama mengapresiasi karya-karya seni yang luar biasa di Taman Anggrek ini,” kata Wamenparekraf Angela dalam sambutannya pada pembukaan Van Gogh Alive, Kamis (6/7/2021). 

Wamenparekraf Angela juga menyampaikan bahwa Van Gogh Alive sebagai bentuk konkret dalam pengembangan IP ekonomi kreatif. Ia berharap bahwa Indonesia juga dapat mengembangkan IP para pelukis Indonesia. 

“Harapannya, Indonesia yang juga punya pelukis hebat bisa bersama-sama mengembangkan IP para pelukis kita untuk dibuatkan seperti ini. Kita bisa mengenalkan karya-karya pelukis Indonesia kepada masyarakat, tidak hanya di Indonesia tapi juga di seluruh dunia.

Dan tentunya kita bisa dorong itu bersama-sama. Kita bisa buat Raden Saleh mungkin, atau Affandi, banyak sekali yang bisa kita kembangkan ke depannya” kata Wamenparekraf. 

Baca Juga: Sandiaga Uno: Papua Street Carnival 2023 Siap Digelar

Wamenparekraf Angela juga berharap pengunjung tak hanya menikmati Van Gogh Alive, tapi juga melakukan wisata belanja di Mal Taman Anggrek. 

“Semoga harapan saya tadi ada 300 ribu pengunjung targetnya sampai Oktober. Tadi sudah ada 50 ribu (pembelian tiket), harusnya bisa lebih, bisa 500 ribu (kunjungan). Semua datang ke Mal Taman Anggrek, tidak hanya lihat Van Gogh Alive, tapi makan juga belanja,” kata Wamenparekraf Angela. 

Sementara itu, Ketua Umum DPP HIPPINDO, Budihardjo Iduansjah, menyampaikan bahwa Van Gogh Alive diharapkan mengembalikan tingkat pengunjung ke mal. 

“Ini sesuai dengan program kerja dari asosiasi retail dan tenant, dan juga program kerja Ibu Wamen bahwa Jakarta harus menjadi kota pariwisata kelas satu yang mendatangkan event-event berkualitas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Zabidi Sayidi

Sumber: kemenparekraf.go.id

Tags

Rekomendasi

Terkini

Memahami Filosofi Warna dalam Budaya Bali

Jumat, 17 April 2026 | 07:58 WIB

Puisi Hafiz Shirazi Lebih Berbahaya dari Filsafat?

Sabtu, 11 April 2026 | 18:29 WIB

'Warung Pocong', Ketika Komika Main Film Horor

Senin, 6 April 2026 | 14:18 WIB

'Pelangi di Mars', Kecantikan Visual yang Kosong

Senin, 16 Maret 2026 | 13:11 WIB

Cerpen: Kain Putih untuk Malam Terakhir

Jumat, 27 Februari 2026 | 22:58 WIB

'Titip Bunda di Surga-Mu' Tak Sekedar Mengharu Biru

Sabtu, 14 Februari 2026 | 12:49 WIB
X