Ragam Busana Adat Nusantara Warnai Istana Merdeka

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Sabtu, 19 Agustus 2023 | 15:58 WIB
Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan didampingi Wakil Presiden Ma’ruf Amin beserta Ibu Wury Ma’ruf Amin mengenakan pakaian adat Nusantara.  (BPMI Setpres/Lukas)
Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan didampingi Wakil Presiden Ma’ruf Amin beserta Ibu Wury Ma’ruf Amin mengenakan pakaian adat Nusantara. (BPMI Setpres/Lukas)

TINEMU.COM - Para pejabat hingga masyarakat berpakaian adat Nusantara mewarnai dan menyemarakkan peringatan detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis, 17 Agustus 2023.

Ada yang mengenakan busana adat daerah di Sumatra yang kaya warna-warna cerah, pakaian adat Jawa dengan segenap kebesarannya, hingga pakaian adat Kalimantan yang lekat dengan unsur kekayaan alam. Begitu pula dari pakaian adat Sulawesi, Maluku, dan Papua yang tak kalah mempesona.

Tidak hanya masyarakat biasa atau prajurit Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang berpakaian adat Nusantara. Para undangan seperti pejabat pemerintahan, menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju, bahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta istri dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin bersama istri juga mengenakan pakaian adat Nusantara.

Baca Juga: Inilah Kesan Para Paskibraka Usai Bertugas di Istana Merdeka

Presiden Jokowi memilih busana adat Ageman Songkok Singkepan Ageng yang biasa dikenakan Panglima Raja Pakubuwono Hadiningrat, posisi tinggi dalam struktur keraton Surakarta atau Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Panglima dapat diartikan sebagai pemimpin atau komandan. Sedangkan Pakubuwono Hadiningrat adalah gelar yang dikenakan oleh raja-raja Keraton Surakarta.

Dalam konteks keraton, Panglima Raja bukanlah pemimpin militer dalam arti sebenarnya. Melainkan pejabat tinggi yang memegang peranan penting dalam hierarki keraton.

Baca Juga: Pelajar Indonesia Siap Bertanding pada Olimpiade Standar Internasional di Korsel

Tokoh itu, memiliki tugas-tugas tertentu dan juga memakai simbol-simbol kebesaran saat upacara-upacara keraton. Sedangkan dalam konteks budaya Jawa, terutama keraton di Yogyakarta dan Surakarta, ada beberapa istilah-istilah yang berkaitan dengan busana atau atribut yang dikenakan oleh para pejabat atau abdi dalem keraton.

Pertama adalah Ageman, merupakan pakaian atau atribut yang dikenakan sebagai tanda pangkat atau kedudukan seseorang di dalam struktur keraton. Kemudian Songkok, yang merupakan sejenis topi yang dikenakan sebagai bagian dari pakaian tradisional di beberapa daerah di Indonesia.

Lalu Singkepan. Dalam konteks Keraton Yogyakarta, singkepan merupakan busana adat yang terbuat dari bahan halus dan biasanya dikenakan oleh abdi dalem dengan kedudukan tertentu. Selanjutnya adalah Ageng, dari kata "ageng" dalam bahasa Jawa berarti "besar" atau "utama.

Baca Juga: Rasakan Pengalaman Spesial di Luxury Lounge Stasiun Semarang Tawang

Karena itu, ketika disebutkan dalam konteks atribut atau busana keraton, bisa jadi mengacu pada versi yang lebih mewah atau utama dari busana atau atribut tersebut.

Pakaian adat tersebut digunakan pada acara Enggar Enggar Soho Tedhak Loji, yang artinya saat di mana Raja keluar dari Keraton dengan menaiki kereta dihela oleh 4-8 ekor kuda, diikuti dengan perangkat keraton untuk terjun langsung melihat kondisi kawulo atau masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: Indonesia.go id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Memahami Filosofi Warna dalam Budaya Bali

Jumat, 17 April 2026 | 07:58 WIB

Puisi Hafiz Shirazi Lebih Berbahaya dari Filsafat?

Sabtu, 11 April 2026 | 18:29 WIB

'Warung Pocong', Ketika Komika Main Film Horor

Senin, 6 April 2026 | 14:18 WIB

'Pelangi di Mars', Kecantikan Visual yang Kosong

Senin, 16 Maret 2026 | 13:11 WIB

Cerpen: Kain Putih untuk Malam Terakhir

Jumat, 27 Februari 2026 | 22:58 WIB

'Titip Bunda di Surga-Mu' Tak Sekedar Mengharu Biru

Sabtu, 14 Februari 2026 | 12:49 WIB
X