Lagu ‘Tanah Eluhur’ Meriahkan Pagelaran Budaya Sadar Bencana

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Sabtu, 2 September 2023 | 16:00 WIB
Lantunan lagu Tanah Eluhur memeriahkan Pagelaran Budaya Sadar Bencana Mitigasi Bencana Melalui Kearifan Lokal. (Humas BNPB)
Lantunan lagu Tanah Eluhur memeriahkan Pagelaran Budaya Sadar Bencana Mitigasi Bencana Melalui Kearifan Lokal. (Humas BNPB)

TINEMU.COM - Lantunan lagu “Tanah Eluhur” memeriahkan Pagelaran Budaya Sadar Bencana Mitigasi Bencana Melalui Kearifan Lokal yang dihelat di Kabupaten Sumba Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Jumat, 1 September 2023.

Pagelaran Budaya Sadar Bencana Mitigasi Bencana Melalui Kearifan Lokal mengusung tema "Madung Ati Ba Hanganya Nam Haduka" yang memiliki makna Ketangguhan dan Kesiagaan dalam menghadapi bencana.

Petikan lantunan lagu “Tanah Eluhur” yang dinyanyikan dalam Pagelaran Budaya Sadar Bencana Mitigasi Bencana Melalui Kearifan Lokal adalah sebagai berikut:

Baca Juga: Racikan Kopi Arabika Khas Nusantara Hadir di KTT ke-43 ASEAN

Mala de huhu ana muri
kata manuatu nya na rami da
Abi pogu binu moru
Abi patulakungu api

(Wahai manusia, kita adalah ciptaan Sang Esa
Kita menjaga hutan dan semuanya
Jangan pernah menumbangkan pohon muda
Jangan membakar ladang sembarangan)

Wuru wenya - guku gaila ta juga roru
Kata pamula pungi ai pahailung
Kata redu rawa ta talalu
Bata jawa ya tana da...Tana Huba

(Nyanyikan lagumu guku Gaila dengan iringan Jugga'
Agar kita pun rajin menanam pohon
Supaya kita pun bangga
Bahwa kita adalah generasi penjaga Pulau Sumba)

Baca Juga: Disiarkan di Indosiar, Anugerah Lembaga Sensor Film 2023 Akan Digelar Pada 14 September

Pagelaran Budaya Sadar Bencana Mitigasi Bencana digelar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Tengah.

Gelaran ini menghadirkan beragam pentas tari dan lagu-lagu khas Sumba Tengah yang akan memberikan pesan mitigasi bencana. Tarian dan lagu dipersembahkan siswa-siswi dan masyarakat di lingkungan Sumba Tengah.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto mengatakan, disamping memiliki keindahan alam yang luar biasa, Indonesia juga menjadi laboratorium bencana karena hampir semua jenis bencana ada di Indonesia.

Baca Juga: Dituding Mudah Keropos, AHM Buka Layanan Pengecekan Rangka eSAF

“Mengingatkan kita semua bahwa di satu sisi kita tinggal di negara yang kaya raya yang melimpah sumber daya alam kekayaannya, tetapi di sisi lain juga bencana senantiasa mengancam kehidupan kita setiap saat termasuk di Pulau Sumba,” ucap Suharyanto.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: Humas BNPB

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Astrid Rilis Album Terbarunya Lewat Jalur Indie

Rabu, 15 April 2026 | 20:44 WIB

Reli IHSG Dinilai Rentan dan Bersifat Sementara

Senin, 13 April 2026 | 10:43 WIB
X