TINEMU.COM - Penanganan kebencanaan merupakan satu hal yang juga menjadi sasaran non-fisik dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-118 di Kodim 1629/SBD.
Pihak Satuan Tugas TMMD Ke-118 dalam kesempatan ini bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumba Barat Daya.
Dalam sosialisasi ini, Perwira Seksi Teritorial Kodim 1629/SBD, Letnan Dua (Inf) Johanis Andarias Tahik menyampaikan kegiatan ini diharapkan bisa membangun kesadaran warga di Kecamatan Kodi, dalam hal mitigasi kebencanaan. “ Ya, untuk membangun kesadaran warga” jelasnya.
Baca Juga: 1.400 Goweser Antusias Ikuti KAI 100K 2023 di Solo
Samuel Goro, S.T. Kepala Pelaksana BPBD menjelaskan bahwa terdapat enam potensi kebencanaan di Kabupaten Sumba Barat Daya yaitu banjir, tongsor, tsunami, puting beliung, kekeringan dan gempa bumi.
Namun, Goro menjelaskan bahwa potensi bencana alam yang terjadi di desa Watu Wona adalah puting beliung, kekeringan dan gempa bumi. “Karena lokasi Watu Wona ini jauh dari pantai, jadi potensi tsunami itu sangat kecil,” ungkapnya.
Pihak Kodim 1629/SBD bersama dengan BPBD juga sering melakukan sosialisasi pelatihan pencegahan dan mitigasi di beberapa sekolah dan kecamatan. “Khusus di Kodi kami sudah melakukan di beberapa sekolah bekerjasama dengan bapak-bapak TNI-POLRI dan BMKG,” jelasnya.
Baca Juga: Album Perubahan Deep Purple
Dalam kegiatan tersebut dipaparkan tentang informasi terkait potensi kebencanaan yang akan terjadi di Sumba Barat Daya, resiko, dan langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan jika terjadi.
Dirinya mengucapkan terima kasih kepada satgas TMMD ke-118 yang telah melibatkan BPBD untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat di desa Watu Wona, Kecamatan Kodi. “Dengan adanya kegiatan ini, kami bisa memberikan sosialisasi mendalam kepada warga masyarakat,” tuturnya.
Goro menjelaskan bahwa kegiatan-kegiatan seperti ini sangat penting untuk dilaksanakan. “Kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada satgas TMMD,” ungkapnya.
Baca Juga: Kontroversi Sampul Album Scorpions
Goro juga menjelaskan bahwa pembangunan sarana fisik dalam program TMMD ke-118 ini juga membantu masyarakat dalam menghadapi bencana alam kekeringan.
“Membangun akses menuju sumber mata air, pembangunan pompa hydram dan pembangunan sarana MCK itu langkah yang luar biasa” tutupnya.
Artikel Terkait
Perayaan HUT ke-78 TNI di Kodim Sumba Barat Daya
Sinergitas Seluruh Komponen Dalam Program TMMD Ke-118 di Sumba Barat Daya
Ketahanan Pangan di Sumba Barat Daya Jadi Satu Sasaran Program TMMD ke-118
Melalui TMMD-118, Kodim 1629/SBD Turut Berperan Atasi Stunting di Sumba Barat Daya
Sosialisasi Kebersihan dan Lingkungan Hidup Jadi Target Non-Fisik TMMD Ke-118 di Kodim Sumba Barat Daya