"Sejak sebelum pembukaan, hingga hari ini kami terus memonitor potensi gempa bumi serta tsunami di wilayah STC 2023," tambahnya.
Baca Juga: Ini Dia Tip dan Triks Mengatasi Stres. Apa Saja?
Senada, Kepala Pusat Meteorologi Publik, Andri Ramdhani mengungkapkan operasi TMC yang digelar BMKG bersama BRIN, BNPB, dan TNI AU berhasil mengurangi hujan ekstrem di lokasi venue acara sehingga acara dapat berlangsung dengan lancar dan kondusif.
Puncak acara diselenggarakan di Kawasan Pantai Samau, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua dan akan dihadiri Presiden.
"Sesuai prediksi BMKG, akan terjadi cuaca ekstrem di wilayah tersebut, sehingga operasi TMC langsung dilaksanakan, mengingat acara berlangsung di outdoor. Alhamdulillah, tepat pukul 08.30 WIT cuaca cerah berawan, padahal pukul 05.30 WIT hujan cukup deras terjadi," paparnya.
Baca Juga: Membaca Ternyata Salah Satu Cara Mencintai Diri Kita Sendiri
Menurut Andri, keberhasilan operasi TMC tersebut karena BMKG berhasil memprediksi dengan akurat cuaca di wilayah tersebut dan berhasil menentukan objek semai (awan-red) sehingga hujan dapat lebih dahulu diturunkan sebelum sampai di lokasi venue.
Sebagaimana diketahui, Sail Teluk Cendrawasih 2023 berlangsung sejak 21 November hingga 27 November 2023 di Biak Numfor. Dalam acara ini juga digelar berbagai kegiatan kemaritiman, pameran UMKM, pentas seni budaya, pasar kuliner, hingga hiburan.***
Artikel Terkait
Dukung Sail Tidore 2022, Kemendikbudristek Terus Upayakan Terwujudnya Pemajuan Kebudayaan
Penuh Rekor Temperatur, BMKG Sebut 2023 Jadi Tahun Terpanas
BNPB Operasikan Teknologi Modifikasi Cuaca untuk Kelancaran Sail Teluk Cenderawasih 2023
Dukung Sail Teluk Cenderawasih 2023, BNPB Dirikan Posko Siaga Darurat Bencana
Waspada! BMKG Ungkap Peningkatan Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan