TINEMU.COM - Setelah merilis album Gama di bulan Juni, band rock alternatif dari Kota Malang, Fertikal memutuskan untuk memproduksi mini album atau EP berjudul 123123 yang dirilis di akhir tahun 2023 ini.
Band ini beranggotakan 3 personil yaitu Yudha (vocal), Rama (Gitar), Benny (bass). Nama Fertikal bermakna hubungan antara manusia dengan Tuhannya, bahwa yang terjadi di dunia ini semua atas izin Tuhan, termasuk terbentuknya band ini.
Mini album yang Fertikal suguhkan kali ini sedikit bertema numerologi di mana hari terakhir 2023 jika mengikuti urutan penulisan tanggal ala Amerika Serikat akan tertulis “123123”.
Baca Juga: Kisah Epik Cu Chulainn, Prajurit Irlandia dengan Keberanian dan Kekuatan Luar Biasa
“123123 adalah hari terakhir di tahun 2023 menurut penanggalan amerika di mana bulan dan harinya dibalik menjadi 12-31-2023. Kami sepakat bahwa akhir adalah awal. Semua yang berakhir akan menjadi awal,” jelas Yudha.
“Layaknya kita membuka buku, apabila mau melangkah ke bab 2, kita harus melewati/ mengakhiri membaca bab 1. Di hari terakhir tahun 2023 kami berharap akan tahun 2024 menjadi hal baik yang akan kita semua lewati. Aamiin,” imbuh Yudha.
Menurutnya, benang merahnya EP 123123 dengan album Gama adalah tentang perjalanan hidup. Melupakan kegagalan dan membuka lembaran baru adalah suatu bentuk perjalanan yang pasti ada dalam kehidupan dan harus dilalui.
Baca Juga: Epos Gilgamesh, Tidak Semata Perjalanan Mencari Keabadian
Selain lagu self titled “123123” yang diciptakan Rama, ada pula dua lagu lain yang merupakan benang merah dari tema “perjalanan hidup” tersebut yaitu “Terkubur Muda” oleh Yudha dan “Sungai Misteri” oleh Benny.
“Terkubur muda merupakan lagu yang menggambarkan penyesalan seseorang setelah masa tua terhadap masa mudanya yang dibuang sia-sia karena tidak ada upaya keras dalam mengejar mimpinya. Hingga dia hanya bisa berkeluh kesah di masa tuanya,” ujar Yudha.
“Makanya lagunya berjudul Terkubur Muda (artinya masa muda yang mati sia-sia). Tujuan lagu ini untuk mengingatkan semua generasi muda di saat-saat usia emas manusia agar lebih berusaha keras dalam menggapai cita-cita agar tidak ada penyesalan di kala tua,” imbuhnya.
Baca Juga: Mengenal Benjamin Samuel Bloom dan Pemikiran tentang Taksonomi Pendidikan
Benny menambahkan, lagu “Sungai Misteri” menggambarkan masa kecil ketika mandi di sungai. Kegiatan ini membuat pertemanan menjadi semakin akrab selain aktivitas ngopi kalau bahasanya anak muda sekarang.
“Lain halnya dengan nongkrong biasa, rasanya pertemanan jadi semakin erat kalau saat kecil dulu mandi di sungai karena sambil berpetualang menyusuri sungai,” ujar Benny.
Artikel Terkait
Suarakan Pentingnya Perlindungan Pekerja, The Waving’s Rilis Single Debut ‘Bad Man’
Single Baru Private Number : Gara Gara Melodi Lagu 'Ibu Kita Kartini'
Band Sophisti-pop Malang, One More Light Rilis Debut Single "With You"
Kemendikbudristek Rilis Hasil Penelitian Perfilman dan Budaya Sensor Mandiri
Tutup Tahun 2023, TamaT Rilis Mini Album “Dari Kami Yang Kalian Sia-Siakan”