Bertema Numerologi, Fertikal Rilis Mini Album 123123

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Rabu, 27 Desember 2023 | 12:29 WIB
Band rock alternatif dari kota Malang, Fertikal merilis mini album berjudul 123123. (Dok. Fertikal)
Band rock alternatif dari kota Malang, Fertikal merilis mini album berjudul 123123. (Dok. Fertikal)

TINEMU.COM - Setelah merilis album Gama di bulan Juni, band rock alternatif dari Kota Malang, Fertikal memutuskan untuk memproduksi mini album atau EP berjudul 123123 yang dirilis di akhir tahun 2023 ini.

Band ini beranggotakan 3 personil yaitu Yudha (vocal), Rama (Gitar), Benny (bass). Nama Fertikal bermakna hubungan antara manusia dengan Tuhannya, bahwa yang terjadi di dunia ini semua atas izin Tuhan, termasuk terbentuknya band ini.

Mini album yang Fertikal suguhkan kali ini sedikit bertema numerologi di mana hari terakhir 2023 jika mengikuti urutan penulisan tanggal ala Amerika Serikat akan tertulis “123123”.

Baca Juga: Kisah Epik Cu Chulainn, Prajurit Irlandia dengan Keberanian dan Kekuatan Luar Biasa

“123123 adalah hari terakhir di tahun 2023 menurut penanggalan amerika di mana bulan dan harinya dibalik menjadi 12-31-2023. Kami sepakat bahwa akhir adalah awal. Semua yang berakhir akan menjadi awal,” jelas Yudha.

“Layaknya kita membuka buku, apabila mau melangkah ke bab 2, kita harus melewati/ mengakhiri membaca bab 1. Di hari terakhir tahun 2023 kami berharap akan tahun 2024 menjadi hal baik yang akan kita semua lewati. Aamiin,” imbuh Yudha.

Menurutnya, benang merahnya EP 123123 dengan album Gama adalah tentang perjalanan hidup. Melupakan kegagalan dan membuka lembaran baru adalah suatu bentuk perjalanan yang pasti ada dalam kehidupan dan harus dilalui.

Baca Juga: Epos Gilgamesh, Tidak Semata Perjalanan Mencari Keabadian

Selain lagu self titled “123123” yang diciptakan Rama, ada pula dua lagu lain yang merupakan benang merah dari tema “perjalanan hidup” tersebut yaitu “Terkubur Muda” oleh Yudha dan “Sungai Misteri” oleh Benny.

“Terkubur muda merupakan lagu yang menggambarkan penyesalan seseorang setelah masa tua terhadap masa mudanya yang dibuang sia-sia karena tidak ada upaya keras dalam mengejar mimpinya. Hingga dia hanya bisa berkeluh kesah di masa tuanya,” ujar Yudha.

“Makanya lagunya berjudul Terkubur Muda (artinya masa muda yang mati sia-sia). Tujuan lagu ini untuk mengingatkan semua generasi muda di saat-saat usia emas manusia agar lebih berusaha keras dalam menggapai cita-cita agar tidak ada penyesalan di kala tua,” imbuhnya.

Baca Juga: Mengenal Benjamin Samuel Bloom dan Pemikiran tentang Taksonomi Pendidikan

Benny menambahkan, lagu “Sungai Misteri” menggambarkan masa kecil ketika mandi di sungai. Kegiatan ini membuat pertemanan menjadi semakin akrab selain aktivitas ngopi kalau bahasanya anak muda sekarang.

“Lain halnya dengan nongkrong biasa, rasanya pertemanan jadi semakin erat kalau saat kecil dulu mandi di sungai karena sambil berpetualang menyusuri sungai,” ujar Benny.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Astrid Rilis Album Terbarunya Lewat Jalur Indie

Rabu, 15 April 2026 | 20:44 WIB

Reli IHSG Dinilai Rentan dan Bersifat Sementara

Senin, 13 April 2026 | 10:43 WIB
X