Tingkatkan Kompetensi, 72 Masinis Jalani Pelatihan Mengoperasikan Kereta Cepat Whoosh

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Sabtu, 20 Januari 2024 | 11:10 WIB
Sebanyak 72 masinis KCIC menjalani pelatihan operasional untuk Kereta Cepat Whoosh sejak 27 Februari 2023.  (kcic.co.id)
Sebanyak 72 masinis KCIC menjalani pelatihan operasional untuk Kereta Cepat Whoosh sejak 27 Februari 2023. (kcic.co.id)

TINEMU.COM - Sebanyak 72 masinis KCIC menjalani pelatihan operasional untuk Kereta Cepat Whoosh sejak 27 Februari 2023. Pelatihan mencakup aspek teori dan praktik untuk meningkatkan kompetensi dan penguasaan teknologi Kereta Cepat Whoosh.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa, menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai langkah transfer knowledge untuk memajukan SDM perkeretapiaan Indonesia. Tujuannya adalah agar terbentuk SDM Indonesia mampu mengoperasikan teknologi kereta cepat secara mandiri.

“Kehadiran Kereta Cepat Whoosh menciptakan momen bersejarah bagi perkeretaapian Indonesia. Berbagai teknologi tinggi yang dipergunakan kami pelajari secara bertahap dimana nantinya akan kita kendalikan sepenuhnya oleh putra-putri terbaik Indonesia,” ujar Eva.

Baca Juga: Mengenang Pejuang Kemerdekaan Baginda Dahlan Abdoellah, Seorang Guru Bahasa dan Diplomat Andal

Masinis yang dilatih merupakan masinis yang telah berpengalaman dalam mengemudikan kereta konvensional selama minimal 3.000 jam atau 100.000 km.

Pelatihan dibagi menjadi dua tahap, dengan tahap pertama berfokus pada pelatihan teori di Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun dan tahap kedua melibatkan pelatihan praktik di Depo Tegalluar.

Di Depo Tegalluar, masinis diberikan pembelajaran praktik melalui komputer dan simulator kabin masinis EMU. Simulator ini merupakan replika dari sarana Whoosh yaitu tipe KCIC400AF yang seluruh perlatan dan fungsinya sama dengan yang nantinya akan digunakan saat berdinas.

Baca Juga: Film Biopik Michael Jackson Siap Rilis 2025

Simulator ini tidak hanya memerlukan keterampilan menjalankan dan menghentikan kereta, melainkan juga menghadapi berbagai skenario dari perjalanan normal hingga mengatasi kendala-kendala yang mungkin terjadi seperti gangguan sistem, objek asing, sinyal, dan perubahan cuaca.

Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa masinis siap mengoperasikan Kereta Cepat Whoosh dengan keahlian yang dibutuhkan

Selain melakukan praktik pada simulator, para masinis juga secara bergantian mulai mengikuti kegiatan langsir EMU di area Depo Tegalluar dan perjalanan kereta Comprehensive Inspection Train rute Jakarta-Bandung pp.

Baca Juga: The Hunger Games: Ketertarikan dan Keterikatan Politik-Estetika (Bagian 3: Montase dan Efek Mengalienasi)

Kegiatan tersebut dilakukan setiap pekan untuk memahami lintasan dan karakteristik jalur yang nantinya akan dioperasikan.

Setelah pelatihan praktik selesai, calon masinis Whoosh menjalani Job Training dan selanjutnya akan mengikuti sertifikasi yang ditetapkan oleh regulator.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: kcic.co.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Astrid Rilis Album Terbarunya Lewat Jalur Indie

Rabu, 15 April 2026 | 20:44 WIB

Reli IHSG Dinilai Rentan dan Bersifat Sementara

Senin, 13 April 2026 | 10:43 WIB
X