Timnas Indonesia Kalah di Semifinal AFC U-23 Asian Cup, Kinerja Wasit Disorot Tajam Netizen dan Media

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Rabu, 1 Mei 2024 | 09:04 WIB
Timnas Indonesia kalah di Semifinal AFC U-23 Asian Cup, kinerja wasit disorot tajam netizen dan media. (Binokular)
Timnas Indonesia kalah di Semifinal AFC U-23 Asian Cup, kinerja wasit disorot tajam netizen dan media. (Binokular)

TINEMU.COM - Kekalahan Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23 dari Uzbekistan di Semifinal Piala Asia U-23 diwarnai keputusan kontroversial dari wasit Shen Yinhao.

Timnas gagal melaju ke final Piala Asia U-23 usai kalah 0-2 dari Uzbekistan di Stadion Abdullah bin Khalfa, Doha, Qatar, pada Senin, 29 April 2024.

Menggunakan data analytics, PT Binokular Media Utama (Binokular) kembali melakukan riset media monitoring pemberitaan-pemberitaan media massa (pers) dan percakapan di media sosial tentang sorotan dan distribusi argumen juga percakapan publik tentang pertandingan tersebut.

Baca Juga: Mengapa Buruh di Norwegia Bisa Lebih Sejahtera Dibandingkan Negara Lain?

Warga Antusias Gelar Nobar

Manajer News Data Analytics Binokular (Newstensity) Nicko Mardiansyah menyebut bahwa dalam periode monitoring 29-30 April 2024, eksposur pemberitaan media massa tentang duel Timnas U-23 Indonesia dengan Uzbekistan dominan sentimen positif.

Angle utamanya terkait tingginya antusiasme masyarakat menggelar sejumlah acara nonton bareng (Nobar) di berbagai daerah. Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menggelar nonton bareng sejumlah menteri dan pejabat di Istana Negara, Jakarta.

Media juga menyoroti bahwa meskipun kalah, Indonesia masih berpeluang masuk Olimpiade 2024. Disorot juga dukungan pengusaha yang tergabung dalam Kadin Indonesia Komite Tiongkok (KIKT) untuk Timnas Indonesia sebesar Rp27 Miliar.

Baca Juga: Mengapa 1 Mei Diperingati sebagai Hari Buruh? Ini Sejarah dan Maknanya!

Sementara itu, lanjut Nicko, sentimen negatif pemberitaan menyoroti Kinerja Wasit dan Polemik Komersialisasi Nonton Bareng.

“Selain kontroversi keputusan wasit, media massa juga menyoroti soal polemik hak siar MNC Group di mana beredar kabar larangan menggelar nonton bareng,” kata Nicko.

Tren yang sama juga berlangsung di media sosial berupa komentar dan postingan yang dominan berlangsung di platform Twitter (X) dan Instagram dengan puncak percakapan berlangsung pada 29 April pukul 21:00 WIB, hari di mana pertandingan dilakukan.

Baca Juga: International Golo Mori Jazz 2024: Jazz dari Timur, Menyala!

Manajer Social Media Data Analytics (Socindex) Binokular, Danu Setio Wihananto menyebut, perbincangan di media sosial terus meningkat pada pukul 22:00 WIB serta mencapai puncaknya pada pukul 23:00 WIB.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: Binokular

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Astrid Rilis Album Terbarunya Lewat Jalur Indie

Rabu, 15 April 2026 | 20:44 WIB

Reli IHSG Dinilai Rentan dan Bersifat Sementara

Senin, 13 April 2026 | 10:43 WIB
X