TINEMU.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma kepada Alm. KH. Ali Manshur Shiddiq dan Alm. Djauhar Zaharsyah Fahrudin Roesli (Harry Roesli) pada Rabu, 14 Agustus 2024 di Istana Negara.
Bintang Budaya Parama Dharma adalah tanda kehormatan yang diberikan kepada Warga Negara Indonesia yang telah menyumbangkan nilai-nilai luhur sebagai darma baktinya dalam bidang kebudayaan.
Kedua penerima tanda kehormatan tersebut diusulkan kepada Presiden oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) cq Direktorat Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan melalui program Anugerah Kebudayaan Indonesia.
Baca Juga: Inilah Kesan dan Harapan Para Atlet Indonesia Peraih Medali Olimpiade Paris 2024
“Pemberian tanda kehormatan ini merupakan wujud apresiasi tertinggi pemerintah kepada para budayawan yang memiliki dampak besar bagi ekosistem kebudayaan Indonesia. Sekaligus menjadi bentuk nyata dari pengakuan negara terhadap dedikasi mereka dalam melestarikan dan memajukan warisan budaya bangsa,” ungkap Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid.
”Setiap tahun, Kemendikbudristek melalui program Anugerah Kebudayaan Indonesia memberikan penghargaan kepada para budayawan dan pelaku budaya yang berjasa dan berkontribusi dalam memajukan kebudayaan Indonesia,” lanjut Hilmar.
KH. Ali Manshur Shiddiq adalah sosok ulama kharismatik asal Jawa Timur, dikenal atas jasanya dalam menciptakan Sholawat Badar.
Baca Juga: Presiden Jokowi Beri Bonus pada Atlet Olimpiade Paris 2024
Kala itu, Sholawat Badar merupakan alat perjuangan untuk mencegah menguatnya paham komunisme di tengah berkembang luasnya lagu “Genjer-Genjer” yang berafiliasi dengan PKI.
Shalawat Badar juga telah ditetapkan sebagai salah satu Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTBI) dari Provinsi Jawa Timur pada 2022.
Selain sering dilantunkan dalam berbagai ritual keagamaan di tengah kehidupan masyarakat muslim, khususnya NU, Sholawat Badar juga memiliki fungsi kultural yaitu sebagai salah satu basis pandangan dunia dalam memersepsi dan memaknai konsep ketuhanan serta laku kehidupan.
Baca Juga: Polisi Tahan Selebgram, Dugaan Kasus Penipuan Dan Penggelapan Tas Branded
Harry Roesli, yang dikenal dengan julukan Si Bengal dari Bandung, merupakan sosok seniman nyentrik yang telah melahirkan banyak karya fenomenal dalam jagat musik Indonesia.
Selain kemampuannya meracik lirik yang sarat kritik sosial, Ia juga dikenal atas kepeduliannya terhadap keberadaan kaum marginal seperti anak-anak dan pengamen jalanan.
Hal itu membuat hatinya tergerak untuk menciptakan wadah komunitas kreatif sebagai ruang berekspresi, berdiskusi dan berkarya di bidang seni musik, agar para seniman jalanan ini mendapat pengakuan dan bahkan hidup layak di tengah masyarakat.
Artikel Terkait
Tiga Begawan Budaya Terima Gelar Tanda Kehormatan dari Presiden RI
Presiden Jokowi Anugerahkan Tanda Kehormatan bagi 18 Tokoh
64 Tokoh Terima Anugerah Tanda Kehormatan dari Presiden Jokowi