TINEMU.COM— Film Cinta Tak Seindah Drama Korea siap tayang 5 Desember 2024 dengan kisah cinta segitiga yang bikin gemas. Dhea (Lutesha) yang tengah menikmati liburan di Seoul, hadiah dari pacarnya, Bimo (Ganindra Bimo) harus memilih antara cinta saat ini yang menawarkan kenyamanan, atau nostalgia cinta masa lalu bersama Julian (Jerome Kurnia).
Siapa bilang hanya di drama Korea kita bisa menemukan kisah cinta segitiga yang bikin hati terhanyut? Cinta Tak Seindah Drama Korea persembahan Imajinari dari produser Ernest Prakasa dan Dipa Andika, ditulis dan disutradarai Meira Anastasia, hadir untuk membuktikan kisah cinta yang rumit dan menarik juga bisa terjadi di kehidupan nyata. Melalui official teaser poster dan trailer yang diunggah melalui akun Instagram @imajinari.id, Cinta Tak Seindah Drama Korea menghadirkan kisah cinta segitiga Lutesha, Ganindra Bimo dan Jerome Kurnia yang membuat hati berdebar.
Dalam official teaser trailer, terlihat Dhea (Lutesha) yang sedang berpamitan dengan pacarnya, Bimo (Ganindra Bimo) setelah diberikan hadiah spesial untuk berlibur ke Korea. Namun, tak lama kemudian ada klip yang memperlihatkan Dhea dengan sosok laki-laki lain, Julian (Jerome Kurnia), yang sama-sama mengenakan seragam SMA, berada dalam momen yang tak kalah romantis, ketika Julian menangkap Dhea agar tidak jatuh ketika sebuah motor melintas. Official teaser poster yang mensejajarkan ketiga, Lutesha, Ganindra Bimo, dan Jerome Kurnia pun dengan tegas menyatakan ada kisah cinta segitiga di antara mereka.
Baca Juga: Film 'Kuasa Gelap' Tayang di Los Angeles Indonesian Film Festival 2024
Film Cinta Tak Seindah Drama Korea (CTSDK) akan mengikuti kisah Dhea (Lutesha) mendapat kejutan manis dari pacarnya, Bimo (Ganindra Bimo), sebuah perjalanan ke Seoul bersama dua sahabatnya, Kikan (Dea Panendra) dan Tara (Anya Geraldine) yang sangat menyukai drakor seperti dirinya. Dhea bersenang-senang, semua berjalan dengan baik. Sampai akhirnya Dhea secara tidak sengaja bertemu kembali dengan mantan semasa SMA-nya, Julian (Jerome Kurnia), yang belum bisa Dhea lupakan. Akankah ini menjadi situasi seperti dalam drakor yang terjadi di kehidupan nyata?
CTSDK ditulis dan disutradarai oleh Meira Anastasia, sekaligus menandai film debut Meira yang ia sutradarai sendiri. Sebelumnya, Meira sempat menjadi ko-sutradara bersama Ernest Prakasa di film Cek Toko Sebelah 2 dengan Ernest Prakasa dan Dipa Andika menjadi produsernya.
Film ini juga sekaligus menandai pertama kalinya Imajinari bekerja sama dengan penulis dan sutradara perempuan untuk film mereka. “Penonton drakor tentu familiar disuguhkan dengan tema cinta segitiga seperti yang dialami Dhea, Bimo, dan Julian. Namun, salah satu keinginan saya di film ini juga ingin memberikan sentuhan drakor versi Indonesia. Dari ketiganya, kita juga bisa belajar, bahwa masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Tidak ada yang perfek. Tapi bagaimana caranya untuk mencari yang paling kompatibel dengan kita. Dari sudut pandang perempuan, terkadang ketika menonton drakor itu juga ada seperti perasaan yang menggemaskan, yang bikin halu. Perasaan-perasaan itu yang nantinya akan muncul ketika menonton film CTSDK bikin mleyot,” kata Meira Anastasia.
Baca Juga: Road to Jakarta Film Week 2024 : From Local to Regional!
“Dhea adalah tipe perempuan yang cukup sederhana, tidak neko-neko. Namun, justru kisah cintanya itu yang extraordinary. Jadi, ketika diberikan pilihan seperti Bimo dan Julian, nah, mau ke mana ya dia,” kata Lutesha, pemeran Dhea.
“Julian itu punya trauma, dan dia berhasil lari dari trauma tersebut. Dan akhirnya bisa membuka lembaran baru. Julian meninggalkan semuanya, dan banyak pengorbanan yang harus dilakukan, salah satunya tentang perasaan cintanya. Namun, ketika dia sudah mengikhlaskan, tiba-tiba semesta berkata lain, dan dipertemukan kembali dengan Dhea, seseorang dari masa lalunya,” kata Jerome, pemeran Julian.
Selain kisah cinta segitiga yang juga familiar dengan kisah percintaan seperti di drama Korea dan akan membuat penonton drakor senang, film ini juga akan menyajikan kisah persahabatan perempuan antara Lutesha, Anya Geraldine, dan Dea Panendra. Ketiganya memiliki ceritanya masing-masing. Untuk membangun bonding, ketiganya pun membuat gelang persahabatan yang juga digunakan di dalam film.
Baca Juga: 10 Film Paling Dinanti di Jakarta Film Week 2024 Dapatkan Tiketnya Hari Ini di Tix ID!
Lagu Oneureul Gieokhaja (Ingatlah Hari Ini) yang dinyanyikan Shakira Jasmine, akan menjadi OST film ini dirilis melalui label Musica Studios - guna memberi kesan manis untuk kisah cinta dan persahabatan di filmnya.
“It’s a very exciting project for me as well! Semoga ketika orang mendengarkan lagu ini, beneran seperti orang Korea yang menyanyikan, supaya terbawa suasana drakornya. Karena aku sendiri saat menyanyikannya sengaja menggunakan cara menyanyi para penyanyi K-pop. Dari pengucapannya tentu menantang, dan liriknya lumayan banyak, memang harus ekstra menghapalnya,” kata Shakira Jasmine.**
Artikel Terkait
Film 'Tebusan Dosa' Bukan Sekedar Kisah Misteri Biasa
Visinema Bagikan Foto Adegan Film Horor 'Wanita Ahli Neraka'
Arifin Putra Prisia Nasution jadi Hakim yang Berseteru dalam Film 'Sang Pengadil'
Film 'Racun Sangga' Angkat Kisah Horor dari Kalimantan
Science Film Festival ke-15, Wujudkan Emisi Nol Bersih dan Ekonomi Sirkular