TINEMU.COM - Pemerintah berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi jemaah haji melalui berbagai inovasi dan peningkatan layanan. Salah satunya, digitalisasi layanan akomodasi di asrama haji dan fast track di bandara keberangkatan.
Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (Sesditjen PHU) Arfi Hatim menyampaikan, mulai tahun ini, Kemenag membuat inovasi digital layanan asrama haji yang dinamakan Munakosah (Manajemen Unit Layanan Akomodasi Asrama Haji).
“Alhamdulillah, seluruh asrama embarkasi sudah siap 100 persen. Layanan berjalan lancar dan jemaah merasa terbantu, terutama dengan hadirnya Munakosah yang mempercepat proses masuk kamar tanpa harus menunggu lama," ujar Arfi Hatim dalam konferensi pers di Jakarta pada Sabtu (3/5/2025).
Baca Juga: All 4 One,Brian McKnight dan Raisa Bakal Tampil Satu Panggung di Senayan, 11 Juni 2025!
Munakosah, memungkinkan jemaah mengetahui lokasi gedung dan nomor kamar sejak H-2 keberangkatan, baik melalui Surat Perintah Masuk Asrama (SPMA) maupun QR code di situs asramahaji.com.
Jemaah tidak perlu membawa tas kabin ke dalam gedung aula tempat mereka melakukan registrasi, sehingga proses check-in menjadi lebih cepat dan tertib.
"Munakosah dirancang untuk membuat jemaah bisa langsung masuk kamar begitu tiba di asrama. Ini sangat bermanfaat, apalagi bagi jemaah lansia dan yang memiliki kebutuhan khusus," tambah Arfi.
Baca Juga: Ekonom FEB UGM Nilai Wacana Vasektomi Sebagai Syarat Bansos Kurang Tepat dan Diskriminatif
Hemat Waktu dan Tenaga
Kemudahan lain yang diberikan bagi jemaah sejak di dalam negeri adalah layanan fast track atau Makkah Route. Tahun ini, layanan yang dirintis sejak 2019 ini juga kembali dioperasikan di Bandara Soekarno-Hatta, Adisoemarmo Solo, dan Juanda Surabaya.
Sebanyak 122.291 jemaah akan menggunakan fasilitas ini, yang memungkinkan proses imigrasi Arab Saudi diselesaikan sepenuhnya di Indonesia.
“Dengan fast track, jemaah tidak perlu lagi mengantre lama di bandara Arab Saudi. Mereka bisa langsung menuju hotel atau lokasi tujuan setelah mendarat. Ini sangat menghemat waktu dan tenaga,” jelas Arfi.
Baca Juga: Ailee Ascend Siap Panaskan Jakarta 5 Juli 2025!
Jaga Stamina
Artikel Terkait
Rombongan Jemaah Haji Kabupaten Labuhanbatu Naik Kereta Api ke Stasiun Lubukpakam
Kemenag dan Komisi VIII Sepakati Biaya Haji 2025 Turun, Jemaah Bayar Rerata Rp55,43 Juta
Kemenag Rilis e-Book Bimbingan Manasik Haji dan Umrah
Saudi Super Ketat! Menag Imbau Jemaah Tak Tergiur Iming-Iming ke Tanah Suci Tanpa Visa Haji
18 Kloter Mulai Masuk Asrama Haji, Jemaah Jakarta Terbang Perdana