Dalam kemitraan ini, sebanyak 19 proyek eksisting dengan kapasitas sekitar 530 MW akan diakselerasi melalui sinergi operasional dan koordinasi lintas entitas.
Baca Juga: Ini Dia Film Perdana Reza Arap, 'Harusnya Horror' !
Selain itu, para pihak sepakat untuk mengkaji potensi pengembangan tambahan, baik di wilayah kerja yang telah berproduksi maupun area prospektif baru.
Secara keseluruhan, potensi kapasitas dapat mencapai 1.130 MW dengan estimasi nilai investasi hingga USD 5,4 miliar, mencerminkan skala strategis dan kontribusi konkret terhadap ketahanan energi nasional dan transisi menuju energi bersih.
Simon Aloysius Mantiri, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), menyampaikan, "Sebagai entitas yang mengemban mandat dalam pengelolaan wilayah kerja panas bumi nasional, Pertamina melalui PGE berkomitmen memperluas pemanfaatan sumber daya panas bumi sebagai tulang punggung energi bersih Indonesia. Melalui kerja sama ini, kami menjajaki skema kolaboratif yang memungkinkan optimalisasi potensi wilayah kerja panas bumi secara terukur dan progresif. Bersama PLN dan Danantara Indonesia, kami siap mempercepat realisasi proyek strategis yang memberikan kontribusi langsung pada target transisi energi nasional dan peningkatan bauran EBT.”
Baca Juga: Kahitna,Afgan,BCL Bakal Ramaikan Konser Lovestival ID 2025
Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PT PLN (Persero), menambahkan “PLN memiliki peran sentral dalam penyediaan tenaga listrik yang andal dan berkelanjutan bagi Indonesia. Melalui kerja sama ini, kami memperkuat upaya pengembangan dan pemanfaatan energi panas bumi untuk pembangkit listrik, sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperbesar kapasitas energi bersih. Kolaborasi dengan Pertamina dan PGE yang difasilitasi oleh Danantara Indonesia menjadi wujud nyata sinergi antarlembaga untuk mempercepat proyek pembangkitan rendah karbon sekaligus memastikan ketahanan pasokan energi nasional.”
Kolaborasi ini mencerminkan keselarasan visi antar BUMN di sektor energi dengan mandat kelembagaan negara dalam mempercepat transisi energi nasional.
Baca Juga: Deolipa Yumara Bela Fariz RM: 'Kami Akan Melawan Bukan dengan Amarah'
Melalui tata kelola yang akuntabel dan berstandar internasional, Danantara Indonesia memastikan setiap langkah kemitraan berkontribusi pada ketahanan energi, peningkatan nilai aset strategis, dan pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Sebagai bagian dari arsitektur kelembagaan negara, Danantara Indonesia menjalankan peran strategis dalam menjembatani arah kebijakan dengan implementasi nyata di sektor-sektor prioritas.**
Artikel Terkait
Rayakan 20 Tahun, iBox Bakal Hadirkan Logo Baru dan Promo Spesial
Polri Tegaskan Komitmen Lindungi Pekerja Migran Indonesia dari Perdagangan Orang dan Kekerasan
Semarang Jadi Kota Pembuka Rangkaian Indonesia Marketing Festival 2025