TINEMU.COM — Polemik transparansi royalti musik memanas. Penyanyi Ari Lasso melontarkan kritik keras terhadap Wahana Musik Indonesia (WAMI) yang ia sebut memiliki manajemen sangat buruk dan berpotensi merugikan banyak pihak.
Kritik tersebut langsung direspons Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas. Ia menyatakan sepakat agar lembaga pengelola royalti itu diaudit menyeluruh.
“Saya setuju harus diaudit. Karena kalau tidak transparan cara pengalokasiannya, pendistribusiannya itu menjadi masalah,” ujar Supratman di Gedung Smesco, Jakarta, Rabu (13/8/2025).
Baca Juga: Lagu Baru Shakira Jasmine, Persembahan Untuk Yang Sedang Berada dalam Persimpangan
Unggahan Ari Lasso pada Senin (11/8/2025) sebelumnya viral di media sosial. Ia menuding WAMI dapat merugikan negara, termasuk Direktorat Jenderal Pajak, dan menantang lembaga negara seperti BPK, KPK, hingga Bareskrim untuk turun tangan.
Menkum memandang kisruh ini sebagai momentum bagi Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) yang baru dilantik untuk memperbaiki tata kelola royalti, mulai dari sistem pengumpulan hingga distribusi yang adil bagi pemilik hak cipta. Menurutnya, susunan komisioner LMKN saat ini cukup ideal karena melibatkan pencipta, musisi, pihak terkait, ahli hukum, ahli kekayaan intelektual, serta perwakilan pemerintah.
“Sekarang sudah mulai bagus, semua pihak ada di LMKN. Penciptanya ada, musisinya ada, pihak terkaitnya ada, ahli hukumnya ada, ahli kekayaan intelektual ada, ada wakil pemerintah,” tegasnya.**
Artikel Terkait
Kementerian Hukum RI Resmi Berikan Izin Operasional kepada LMK 'PROMURI'
LMK PEPTI Hadir Sebagai Mitra Sejati Pencipta Lagu Indonesia
Pelantikan LMKN: Royalti Aman, Kreator Nyaman
Marcell Siahaan Resmi Jadi Komisioner LMKN!