Mars Ya Lal Wathan Dikumandangkan Presparani Gereja Katolik Manggarai dalam Harlah NU di NTT

photo author
Zabidi Sayidi, Tinemu
- Senin, 7 Februari 2022 | 11:01 WIB
Lagu Ya Lal Wathan dikumadangkan dengan syahdu Paduan Suara Presparani Gereja Katolik Manggarai Barat, NTT. foto dari www.medianekita.com
Lagu Ya Lal Wathan dikumadangkan dengan syahdu Paduan Suara Presparani Gereja Katolik Manggarai Barat, NTT. foto dari www.medianekita.com

TINEMU.COM – Setelah Indonesia Raya, lagu mars Ya Lal Wathan bergema dalam rangkaian acara peringatan Harlah Nahdlatul Ulam ke 96 di Labuhan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (5/2/2022).

Menariknya, Lagu Ya Lal Wathan karya KH Abdul Wahab Chasbullah itu dikumadangkan dengan syahdu sambil mengepalkan tangan oleh Paduan Suara SMA Negeri 2, Presparani Gereja Katolik Kabupaten Manggarai Barat, NTT.

Tampak berderet kelompok paduan suara pria yang semuanya mengenakan kopiah hitam, berbaris di belakang kelompok paduan suara wanita yang berbusana biru laut dengan sedikit hiasan batik khas NTT.

"Kami mendapat kehormatan untuk menyanyikan Indonesia Raya dan mars Nahdlatul Ulama (Ya Lal Wathan, red)," ujarnya. Kornelis mengenakan peci hitam selayaknya peserta lain yang menghadiri harlah NU ke 96 kali ini.

Baca Juga: Kembali Gebrak Eropa Voice of Baceprot Siap Beraksi dengan The Killers dan Twenty One Pilots

“Bangga, ya kami merasa sangat bangga bisa diundang dalam kegiatan ini”
Kata Karnolis Joni saat ditanya tentang partisipasinya pada peringatan hari lahir ke-96 Nahdlatul Ulama di Labuhan Bajo NTT.

Pagi itu ia datang bersama belasan anggota Paduan Suara Presparani Gereja Katolik Kabupaten Manggarai Barat. Sebagai pelatih, Kornelis ingin memastikan peserta didiknya dapat menjalankan tugas dengan baik.

Bagi kepala SMA Negeri 2 Kecamatan Komodo ini, keterlibatan gereja Katolik adalah wujud nyata kerukunan dan persaudaraan yang tumbuh selama ini di NTT.

Daerah berpenduduk mayoritas Katolik ini memang mendapat nilai tertinggi dalam Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) Kementerian Agama RI tahun 2021.

Lagu Ya Lal Wathan adalah karya KH Abdul Wahab Chasbullah, salah satu pendiri NU. Lirik lagu yang menggelorakan semangat kebangsaan ini disusun berbahasa Arab meski dalam versi terbaru telah diimbuhi terjemah bahasa Indonesia.

Baca Juga: Rudal Merapi, Roket Perontok Pesawat Tempur Buatan Anak Bangsa

Ya Lal Wathan menjadi semacam "lagu wajib" pada acara-acara formal NU walaupun sejatinya bukan mars organisasi.

Kendati berlatar belakang Katolik, Kornelis dan timnya mengaku tidak butuh waktu lama untuk melancarkan lirik lagu berbahasa Arab itu. Pihaknya hanya butuh tiga kali latihan untuk mempelajari, melantunkan, bahkan menghafal di luar kepala. 

Pengakuan yang sama juga disampaikan Bona Irman. Menurutnya, teman-teman Muslimnya yang giat membantu selama latihan, menjadikan proses ini berlangsung mulus dan baik.

Saat tampil, Bona bersama anggota lainnya sambil mengepalkan tangan tampak fasih melafalkan lagu Lagu Ya Lal Wathan karya KH Abdul Wahab Chasbullah yang diciptakan tahun 1934 tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Zabidi Sayidi

Tags

Rekomendasi

Terkini

Astrid Rilis Album Terbarunya Lewat Jalur Indie

Rabu, 15 April 2026 | 20:44 WIB

Reli IHSG Dinilai Rentan dan Bersifat Sementara

Senin, 13 April 2026 | 10:43 WIB
X