Rekan Tinemu, Begini Lho Sejarah Panjang MotoGP

photo author
Dedy Tri Riyadi, Tinemu
- Rabu, 16 Maret 2022 | 09:09 WIB
Pembalap Sepeda Motor (ali mahmoodi)
Pembalap Sepeda Motor (ali mahmoodi)

TINEMU.COM -- Sebentar lagi, gelaran MotoGP 2022 akan melakukan salah satu serinya di Sirkuit Pertamina Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Bahkan beberapa jam lagi akan ada parade pembalap MotoGP yang akan dilakukan dari Istana Negara sampai ke Bundaran HI, Jakarta.

Rencananya, setelah diterima di Istana Negara, para pembalap MotoGP seperti Marc Marquez, Joan Mir, Alex Rins, Francesco Bagnaia, Jack Miller, Maverick Vinales, Alex Marquez, dan Takaaki Nakagami, akan dilepas oleh Presiden Joko Widodo dan melakukan parade menuju Bundaran HI.

Gelaran MotoGP ini sebenarnya telah mempunyai sejarah yang panjang, Rekan Tinemu. Dilansir dari website Fortuna Motor, MotoGP ini dimulai pada tahun 1949 dan dibagi menjadi beberapa kelas tergantung dari kubikasi mesin motornya. Saat itu ada kelas untuk 50cc, 125cc, 250cc, 350cc, dan kelas 500cc untuk motor single. Di samping itu ada juga kelas untuk motor bersespan dibagi juga berdasarkan mesin 350cc dan 500cc.

Baca Juga: Jangan Cari Sunset di Pantai Teupin Layeu Gampong Iboih!

Saat itu, sampai dengan tahun 60-an, tidak dipisahkan antara mesin motor 2-tak atau 4-tak. Namun mesin motor 4-tak sempat mendominasi dari tahun 1950 - 1960, dan baru tahun 1960-an, mesin motor tipe 2-tak mulai hadir dalam gelaran MotoGP dan mendominasi pada kelas-kelas kecil dalam balapan.

Pada tahun 1970-an, mesin 2 tak sudah sangat mendominasi balapan. Bahkan MV Augusta memakai teknologi mesin 2 tak 3 silinder yang membuat bobot motor menjadi lebih ringan sehingga dari tahun 1966 sampai 1973, para rider sepeda motor ini menguasai podium sebagai juara MotoGP.

Pada periode tahun 1971 sampai 1991, MotoGP hanya dikhususkan bagi sepeda motor 4 silinder dengan kubikasi mesin 500cc. Sementara tipe mesin motornya bisa saja 4-tak ataupun 2-tak. Mulai tahun 2002, para pabrikan diperbolehkan untuk memperbesar kapasitas mesin sampai dengan 900 cc. Sedangkan pada tahun 2007, kapasitasnya kemudian dibatasi hanya sampai 800 cc saja. Karena itulah, yang tadinya disebut Grand Prix 500, diubah menjadi hanya MotoGP saja dari tahun 2002. 

Baca Juga: Hantu Perempuan yang Selalu Pulang ke Blicking Hall di Hari Kematiannya

Berikut adalah juara MotoGP (dihitung sejak dari GP 500 di tahun 1949) dari tahun ke tahun;

  1. MotoGP 1949, Leslie Graham,
  2. MotoGP1950, Umberto Masetti,
  3. MotoGP 1951, Geoff Duke,
  4. MotoGP 1952, Umberto Masetti,
  5. MotoGP 1953, Geoff Duke,
  6. MotoGP 1954, Geoff Duke,
  7. MotoGP 1955, Geoff Duke,
  8. MotoGP 1956, John Surtees,
  9. MotoGP 1957, Libero Liberati,
  10. MotoGP 1958, John Surtees,
  11. MotoGP 1959, John Surtees,
  12. MotoGP 1960, John Surtees,
  13. MotoGP 1961, Garry Hocking,
  14. MotoGP 1962, Mike Hailwood,
  15. MotoGP 1963, Mike Hailwood,
  16. MotoGP 1964, Mike Hailwood,
  17. MotoGP 1965, Mike Hailwood,
  18. MotoGP 1966, Giacomo Agostini,
  19. MotoGP 1967, Giacomo Agostini,
  20. MotoGP 1968, Giacomo Agostini,
  21. MotoGP 1969, Giacomo Agostini,
  22. MotoGP 1970, Giacomo Agostini,
  23. MotoGP 1971, Giacomo Agostini,
  24. MotoGP 1972, Giacomo Agostini,
  25. MotoGP 1973, Phil Read,
  26. MotoGP 1974, Phil Read,
  27. MotoGP 1975, Giacomo Agostini,
  28. MotoGP 1976, Barry Sheene,
  29. MotoGP 1977, Barry Sheene,
  30. MotoGP 1978, Kenny Roberts,
  31. MotoGP 1979, Kenny Roberts,
  32. MotoGP 1980, Kenny Roberts,
  33. MotoGP 1981, Marco Lucchinelli,
  34. MotoGP 1982, Franco Uncini,
  35. MotoGP 1983, Freddie Spencer,
  36. MotoGP 1984, Eddie Lawson,
  37. MotoGP 1985, Freddie Spencer,
  38. MotoGP 1986, Eddie Lawson,
  39. MotoGP 1987, Wayne Gardner,
  40. MotoGP 1988, Eddie Lawson,
  41. MotoGP 1989, Eddie Lawson,
  42. MotoGP 1990, Wayne Rayne,
  43. MotoGP 1991, Wayne Rayne,
  44. MotoGP 1992, Wayne Rayne,
  45. MotoGP 1993, Kevin Schwantz,
  46. MotoGP 1994, Michael Doohan,
  47. MotoGP 1995, Michael Doohan,
  48. MotoGP 1996, Michael Doohan,
  49. MotoGP 1997, Michael Doohan,
  50. MotoGP 1998, Michael Doohan,
  51. MotoGP 1999, Alex Criville,
  52. MotoGP 2000, Kenny Roberts Jr.,
  53. MotoGP 2001, Valentino Rossi,
  54. MotoGP 2002, Valentino Rossi,
  55. MotoGP 2003, Valentino Rossi,
  56. MotoGP 2004, Valentino Rossi,
  57. MotoGP 2005, Valentino Rossi,
  58. MotoGP 2006, Nicky Hayden,
  59. MotoGP 2007, Casey Stoner,
  60. MotoGP 2008, Valentino Rossi,
  61. MotoGP 2009, Valentino Rossi,
  62. MotoGP 2010, Jorge Lorenzo,
  63. MotoGP 2011, Casey Stoner,
  64. MotoGP 2012, Jorge Lorenzo,
  65. MotoGP 2013, Marc Marquez,
  66. MotoGP 2014, Marc Marquez,
  67. MotoGP 2015, Jorge Lorenzo,
  68. MotoGP 2016, Marc Marquez,
  69. MotoGP 2017, Marc Marquez,
  70. MotoGP 2018, Marc Marquez,
  71. MotoGP 2019, Marc Marquez,
  72. MotoGP 2020, Joan Mir,
  73. MotoGP 2021, Fabio Quartararo,

Baca Juga: Ada Label Halal Indonesia, Ini Perubahan Proses Sertifikasi Halal

MotoGP sekarang merupakan ajang balap motor paling bergengsi di dunia saat ini. Berbagai pabrikan motor ternama dunia pun turut andil di dalamnya dengan pebalap andalan mereka.**

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Tri Riyadi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Astrid Rilis Album Terbarunya Lewat Jalur Indie

Rabu, 15 April 2026 | 20:44 WIB

Reli IHSG Dinilai Rentan dan Bersifat Sementara

Senin, 13 April 2026 | 10:43 WIB
X