TINEMU.COM - Pupus sudah harapan Kevin De Bruyne dan kawan-kawan untuk bisa berlaga di Final Piala Liga Champion 2021-2022, keunggulan di leg pertama di Etihad Stadium lenyap sudah karena Real Madrid berhasil comeback dan menang 3-1 di Santiago Bernabeu dini hari tadi.
Sebenarnya secara statistik, Manchester City tidak kalah dalam penguasaan bola selama 120 menit bertanding melawan Karim Benzema dan kawan-kawan (56% berbanding 44%), dan mendapatkan 9 sepak pojok dibandingkan Madrid yang hanya 3 kali.
Laga yang keras dilakukan oleh tim asuhan Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola sehingga saat babak pertama baru berjalan 10 menit sudah dua pemain dari City maupun Madrid mendapat kartu kuning yaitu Laporte dan Modric. Dan di babak pertama, ada 4 peluang gol dari para pemain City digagalkan oleh Thibaut Courtois. Namun sampai peluit tanda turun minum ditiup, tidak ada gol yang terjadi pada gawang keduanya. Kedudukan 0-0 (agregat 3-4 untuk City) masih bertahan.
Baca Juga: Mengenal Peringatan Cinco de Mayo yang Dirayakan Setiap 5 Mei di Meksiko
Baku balas serangan meningkat di babak kedua. Beberapa kali Vinicius mengancam daerah pertahanan City. Untuk meningkatkan serangan, Pep menggantikan Kyle Walker yang sering kalah dengan Vinicius dengan Oleksandr Zinchenko, dan Kevin de Bruyne dengan İlkay Gündoğan. Hasilnya, di menit ke 73, Riyad Mahrez berhasil menjaringkan bola ke gawang Thibaut Courtois sehingga kedudukan berubah 0-1 untuk tim tamu (agregat 3-5 bagi City).
Carlo Ancelotti mengganti Casemiro dan Luka Modric dengan Marco Asensio dan Eduardo Camavinga agar menajamkan serangan Real Madrid ke daerah pertahanan City. Sementara, Pep Guardiola juga memasukkan Jack Grealish menggantikan Gabriel Jesus dengan maksud yang sama.
Dan benar saja, jual beli serangan antara kedua kesebelasan semakin gencar. Beberapa kali Grealish bisa mengancam gawang Curtois. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Camavinga berhasil mengirim umpan pada Karim Benzema yang lantas memberikan bola pada Rodrygo yang berhasil berada di tiang dekat dan mengkonversinya menjadi gol. Kedudukan berubah menjadi 1-1 (agregat 4-5).
Baca Juga: Manfaatkan Fasilitas BRIN, PT. Kimia Farma Produksi Senyawa Bertanda dan Radiofarmaka
Rodrygo kembali menjadi penentu setelah sundulannya tidak bisa dijangkau Ederson. Gol ini hanya berselang 1 menit dari gol sebelumnya. Kedudukan pun berubah 2-1 untuk tuan rumah dan agregat menjadi 5-5. Hal ini bertahan sampai babak kedua berakhir sehingga harus dilanjutkan dengan babak tambahan 2 x 15 menit.
Petaka bagi City terjadi pada babak tambahan yang pertama di mana Rúben Dias melanggar Karim Benzema di kotak penalti. Wasit Daniele Orsato menunjuk titik putih dan Karim Benzema menceploskan gawang tanpa hambatan sehingga kedudukan pun berbalik menjadi keunggulan Real Madrid atas Manchester City 3-1 atau dengan agregat 6-5.
Mengejar ketertinggalan, dalam 15 menit terakhir, Pep Guardiola memasukkan Raheem Sterling namun sampai peluit panjang ditiup, tidak ada lagi gol yang terjadi sehingga pupus sudah harapan Manchester City untuk bisa menghadapi Liverpool di final Liga Champion 2021-2022 di Paris, Prancis nanti.
Baca Juga: Kolaborasi Le Minerale dan Aerostreet, Sepatu Daur Ulang Limbah Botol Plastik
Dengan kemenangan ini, Real Madrid mencatatkan diri 17 kali masuk final Liga Champion, lebih banyak 6 kali dibandingkan klub-klub lainnya. Dan dengan gol yang terjadi pada dua leg antara Real Madrid dan Manchester City (6-5), laga ini merupakan laga kedua dengan banyak gol setelah Liverpool dan AS Roma pada tahun 2017-2018 dengan torehan 13 gol (7-6).
Sedangkan bagi manajer Manchester City, Pep Guardiola, kekalahan di semi final Liga Champion kali ini merupakan kekalahan ke enam yang dideritanya. Tiga kali dengan Bayern Muenchen(2014,2015,2016), 2 kali dengan Barcelona (2010, 2012), dan 1 kali dengan Manchester City (2022). Hal ini sama seperti yang dialami oleh Jose Mourinho.**
Artikel Terkait
Seru! Chelsea Bertemu Real Madrid, City Lawan Atletico, Hasil Undian Perempat Final Liga Champion Eropa
Berhasil Comeback, Liverpool Lolos ke Final Liga Champion
Rekor Liverpool Setelah Lolos ke Final Liga Champion