LRT Jabodebek Segera Beroperasi, KAI Terapkan Sistem Pembayaran Non Tunai

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Jumat, 3 Juni 2022 | 19:43 WIB
LRT Jabodebek segera beroperasi, PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan menerapkan sistem pembayaran non tunai. (kai.id)
LRT Jabodebek segera beroperasi, PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan menerapkan sistem pembayaran non tunai. (kai.id)

TINEMU.COM - Progres pembangunan LRT Jabodebek sampai dengan Mei 2022 mencapai 82,34 persen. LRT Jabodebek ditargetkan akan soft launching pada 17 Agustus 2022 dan selanjutnya beroperasi secara komersial dengan segera.

LRT Jabodebek akan dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan menerapkan sistem pembayaran non tunai (cashless) guna mendukung Gerakan Nasional Non Tunai.

Untuk dapat naik LRT Jabodebek, pelanggan bisa menggunakan Kartu Uang Elektronik Transportasi, Kartu Uang Elektronik Perbankan, dan berbagai jenis Dompet Digital.

Baca Juga: Keren! Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Gelar Upacara Bendera di Bawah Laut

“KAI akan melakukan integrasi ticketing system secara menyeluruh dimana semua kartu uang elektronik transportasi, kartu uang elektronik perbankan, dan dompet digital yang ada akan dapat digunakan untuk naik LRT Jabodebek,” ujar VP Public Relations KAI, Joni Martinus melalui keterangan tertulis pada Jumat, 5 Juni 2022.

Saat ini, Kartu Uang Elektronik Transportasi yang akan diterapkan yakni Kartu Multi Trip (KMT) milik KAI Commuter. KMT dapat digunakan untuk naik angkutan KA pada berbagai layanan KAI Group seperti KRL Jabodetabek, KRL Yogyakarta-Solo, dan KA Bandara Soekarno-Hatta.

Sejak akhir 2021, KMT juga sudah dapat digunakan untuk naik moda transportasi umum lainnya yaitu MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Bus Transjakarta.

Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno Sambangi Para Superhero di Marvel Studios Exhibition

Jika pelanggan menggunakan kartu uang elektronik, maka alur pembayaran LRT Jabodebek yaitu pelanggan terlebih dahulu melakukan tap in di stasiun keberangkatan untuk cek validasi kartu dan cek saldo, dan tulis area data perjalanan (waktu, gate id, stasiun id).

Setibanya di stasiun tujuan, pelanggan melakukan tap out dan saldo kartu uang elektroniknya otomatis terpotong.

Sedangkan jika pelanggan membayar dompet digital, pelanggan melakukan tap in untuk cek validasi QR pembayaran, cek saldo, potong saldo untuk tarif terjauh, dan tulis area data perjalanan (waktu, gate id, stasiun id).

Baca Juga: Ketika Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Tonton Pacuan Kuda di Sumba

Setibanya di stasiun tujuan, pelanggan melakukan tap out untuk membaca QR dan saldo akan dikembalikan jika terdapat selisih.

"Keunggulan uang elektronik atau dompet digital sebagai alat pembayaran yaitu lebih praktis, aman, dan dapat digunakan untuk berbagai fungsi. Sehingga nantinya pelanggan LRT Jabodebek memiliki banyak pilihan untuk melakukan pembayaran tiket,” kata Joni.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: kai.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Astrid Rilis Album Terbarunya Lewat Jalur Indie

Rabu, 15 April 2026 | 20:44 WIB

Reli IHSG Dinilai Rentan dan Bersifat Sementara

Senin, 13 April 2026 | 10:43 WIB
X