Kunjungi BB Padi, Presiden Jokowi Apresiasi Pengembangan Benih Unggul

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Kamis, 14 Juli 2022 | 19:24 WIB
Presiden Jokowi Apresiasi Pengembangan Benih Unggul di Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) Kementerian Pertanian (Kementan).  (Humas Kementan)
Presiden Jokowi Apresiasi Pengembangan Benih Unggul di Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) Kementerian Pertanian (Kementan). (Humas Kementan)

TINEMU.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi pengembangan benih unggul oleh jajaran Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) Kementerian Pertanian (Kementan) atas dihasilkannya varietas unggul dengan produksi padi 9-12 ton/ha.

Menurut Presiden Jokowi, pengembangan varietas padi unggul di BB Padi merupakan lompatan besar dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan.

"Saya yakin karena kita sudah 3 tahun ini tidak impor beras kita bisa swasembada beras dan akan segera kita capai. Katakanlah rata-rata 7 sampai 8 ton saja itu sudah sebuah lompatan yang sangat baik bagi stok ketersediaan pangan utamanya beras kita," ujar Presiden di BB Padi Kementan, Kabupaten Subang, Jawa Barat pada Selasa, 12 Juli 2022.

Baca Juga: Sigit Pradiyo: Antara Jenglot dan Lord Rangga

Jokowi menegaskan bahwa pengembangan benih padi sangat penting untuk meningkatkan produksi padi nasional. Dia ingin, Indonesia sebagai negera besar mampu menguatkan sektor pangan agar terhindar dari kemungkinan adanya krisis pangan global.

"Kita tahu bahwa dunia sekarang ini sedang terjadi kekurangan pangan di mana-mana. Karena itu kita harus waspada memastikan ketersediaan pangan kita masih pada kondisi yang aman. Saya hanya ingin menyampaikan bahwa yang namanya benih itu sangat penting sekali dalam rangka menaikkan produksi beras kita di setiap hektarnya," katanya.

Namun di samping itu, Jokowi meminta agar pengembangan benih tidak hanya terfokus pada benih padi saja, melainkan juga benih lain seperti singkong, sagu, sorgum dan jagung dapat dikembangkan untuk mendukung subtitusi pangan lokal.

Baca Juga: Mengenal RIOT, Sang Metal Mini (1)

"Perlu saya tekankan bahwa jangan juga kita ketergantungan hanya satu beras saja, tetapi kita masih bisa mengembangkan yang namanya sagu, sorgum, porang, jagung, ketela pohon dan lain-lainnya ini masih memiliki peluang untuk kita tingkatkan produksinya," katanya.

Di tempat yang sama, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menyampaikan terimakasih atas arahan dan dukungan Presiden terhadap kemajuan benih padi di Indonesia. Dia berjanji pengembangan serupa juga akan dilakukan pada komoditas lain untuk mendukung terwujud swasembada pangan secara nasional.

"Kita sudah petakan mana saja wilayah wilayah yang akan ditanami sorgum, sagu, porang dan lain sebagainya. Juga kita sudah melepas beberapa varietas unggul padi kita untuk hasil yang jauh lebih baik," ujarnya.**

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Astrid Rilis Album Terbarunya Lewat Jalur Indie

Rabu, 15 April 2026 | 20:44 WIB

Reli IHSG Dinilai Rentan dan Bersifat Sementara

Senin, 13 April 2026 | 10:43 WIB
X