16 Perempuan, 16 Suara, 16 Kekuatan

photo author
Donny Anggoro, Tinemu
- Minggu, 8 Januari 2023 | 18:24 WIB
Acara Diskusi dan Pameran Foto Suara Hati Perempuan Foundation dan KAI (Donny Anggoro)
Acara Diskusi dan Pameran Foto Suara Hati Perempuan Foundation dan KAI (Donny Anggoro)

TINEMU.COM - Desember tahun lalu, tepatnya tanggal 9 Desember 2022, di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat diadakan diskusi dan pameran foto terkait upaya pencegahan tindak kekerasan dan pelecehan seksual.

Acara tersebut diinisiasi oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Jakarta bersama Suara Hati Perempuan Foundation dalam rangka memperingati kampanye internasional “16 Hari Anti-Kekerasan terhadap Perempuan.

Diprakarsai oleh Suara Hati Perempuan Foundation sebagai yayasan yang menggunakan seni budaya dalam memberdayakan perempuan dan membantu saling menghargai dengan keragamannya, acara ini sengaja diselenggarakan di ruang publik seperti di Stasiun Gambir ini agar lebih mudah diakses masyarakat.

Baca Juga: Resensi Film: Satria Dewa Gatotkaca, Alih Wahana yang Tertatih

Uniknya kegiatan seperti ini pada umumnya semula lebih banyak diadakan di kampus atau galeri/pusat kebudayaan atau lobby seminar di hotel. Acara ini juga terselenggara atas kerjasama Kemenristek RI, Dirjen Kebudayaan, Komnas Perempuan dan Sahabat Seni Nusantara.

Kegiatan ini memadukan berbagai pekerja seni di Indonesia dengan beragam gagasan dan ekspresi untuk menyuarakan isu-isu perempuan yang selama ini kerap berkembang di masyarakat. "Tujuan  kegiatan ini untuk meningkatan kesadaran dalam hal suara perempuan dalam seni dan budaya dan pengaruhnya terhadap kesetaraan hak asasi manusia (HAM) serta peningkatan peluang kebebasan berpendapat serta berani bersuara,” jelas Nova Eliza, aktris film dan pendiri Suara Hati Perempuan Foundation.

“Mengapa wilayah seni yang dipilih sebagai kampanye karena seni menyatukan orang yang berbeda dan membantu saling menghargai dengan keragamannya,” kata Nova.

Para perempuan yang terkumpul di sini adalah pelaku seni budaya berbagai bidang diantaranya Melly Goeslaw, Donna Agnesia, Hana Madness, Ayushita, Ussy Sulistyawaty, Melanie Subono, Ruth Marini, Amy Fitria, Jihan Husein, Nia Dinata, Revina VT, Mian Tiara, Nia Gautama, Ningrum Syaukat dan Rita Tila.

Baca Juga: Kalender Terlambat Datang

“Kami senang dan antusias dapat bekerjasama karena perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa. Dengan banyaknya data serta penelitian yang menunjukkan mereka rentan terhadap kekerasan, dengan kegiatan ini kekerasan terhadap perempuan semakin sedikit dan perempuan Indonesia harus berani menyuarakan tindak kekerasan,” kata Judi Wahjudi selaku Direktur Perlindungan Kebudayaan, Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

PT KAI yang digandeng sebagai mitra menegaskan, PT KAI sebagai sektor pelayanan publik punya komitmen sebagai upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan sebagai pengguna kereta api.

“Kami menyambut positif kegiatan ini dan bangga terlibat acara ’16 Perempuan, 16 Suara, 16 Kekuatan’. Dimulai dari hal paling sederhana, paling kecil misalnya penyediaan toilet umum untuk perempuan yang tak hanya bersih melainkan juga ditangani petugas perempuan agar tetap merasa aman dan nyaman. Dulu tentunya risih dan riskan karena rata-rata petugasnya kaum pria,” kata Kepala Daerah Operasi I PT KAI Jakarta, Suryawan Putra Hia. **

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dedy Tri Riyadi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Astrid Rilis Album Terbarunya Lewat Jalur Indie

Rabu, 15 April 2026 | 20:44 WIB

Reli IHSG Dinilai Rentan dan Bersifat Sementara

Senin, 13 April 2026 | 10:43 WIB
X