GrabMaps Kini Terintegrasi Layanan Berbasis Lokasi AWS

photo author
Setiyo Bardono, Tinemu
- Kamis, 9 Februari 2023 | 15:35 WIB
Ilustrasi GrabMaps yang kini terintegrasi dengan layanan berbasis lokasi AWS. (Grab)
Ilustrasi GrabMaps yang kini terintegrasi dengan layanan berbasis lokasi AWS. (Grab)

TINEMU.COM - Grab hari ini mengumumkan bergabungnya GrabMaps sebagai penyedia data untuk Amazon Location Service, layanan berbasis lokasi Amazon Web Services (AWS).

Bergabungnya GrabMaps dapat membantu pengembang untuk menambahkan peta, titik lokasi atau points of interest (POI), geocoding, perutean (routing), pelacakan, dan geofencing ke aplikasi mereka dengan aman dan mudah.

Pelanggan AWS, yang memanfaatkan Amazon Location Service, kini memiliki akses ke data pemetaan regional berkualitas tinggi yang mencakup lebih dari 50 juta alamat dan titik lokasi (POI) dari GrabMaps di Singapura, Kamboja, Vietnam, Filipina, Indonesia, Malaysia, Myanmar, dan Thailand.

Baca Juga: DJI Mini 2 SE, Drone Seukuran Telapak Tangan Berkemampuan Andal

Pelanggan juga dapat memanfaatkan fungsi pencarian dan perutean hiperlokal Grab yang disesuaikan dengan ciri khas kawasan tersebut, mulai dari gang-gang kecil hingga tempat-tempat yang sulit ditemukan.

Banyak organisasi dari berbagai sektor industri termasuk teknologi, logistik, telekomunikasi, dan lembaga-lembaga pemerintahan memerlukan layanan berbasis lokasi untuk aplikasi.

Kolaborasi ini menyebabkan para pengembang dan tim yang menggunakan Amazon Location Service mampu meningkatkan atau menciptakan aplikasi mereka yang mendukung pemetaan lokasi dengan menggunakan GrabMaps.

Baca Juga: DossGuavaXR Studio Gunakan Teknologi Extended Reality untuk Wujudkan Imajinasi

Pelanggan AWS dapat menampilkan data terbaru yang mereka inginkan di peta lokal dan dapat juga menggunakan kotak pencarian untuk langsung menemukan alamat pengguna serta POI secara akurat.

Pelanggan juga dapat menambahkan perencanaan dan optimalisasi rute dan ke dalam aplikasi mereka, menggunakan informasi lalu lintas dan jaringan jalan GrabMaps yang terkini.

Pengguna dapat memperhitungkan rute tercepat dan memberikan perkiraan waktu ketibaan yang akurat, mempertimbangkan parameter seperti moda transportasi, kondisi nyata lalu lintas, waktu keberangkatan, dan lainnya, serta dengan opsi untuk menghindari jalan bebas hambatan, rute kapal feri, atau jalan arteri.

Baca Juga: Kereta Panoramic Kembali Beroperasi di Bulan Februari, Ini Rute Barunya

Philipp Kandal, Chief Product Officer Grab, mengatakan, GrabMaps menawarkan gambaran Asia Tenggara yang unik, dengan data dan fungsionalitas yang luar biasa dalam hal kemutakhiran, cakupan dan akurasi.

“Kami senang dapat berkolaborasi dengan infrastruktur kelas dunia seperti AWS untuk berbagi kapabilitas kami dengan perusahaan lain, dan membantu mereka membangun layanan serta aplikasi, yang kami harap, dapat melayani para penduduk Asia Tenggara dengan lebih baik,” tuturnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Setiyo Bardono

Sumber: Grab

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Astrid Rilis Album Terbarunya Lewat Jalur Indie

Rabu, 15 April 2026 | 20:44 WIB

Reli IHSG Dinilai Rentan dan Bersifat Sementara

Senin, 13 April 2026 | 10:43 WIB
X