China kembali mengejutkan dunia dengan kemajuan teknologi drone-nya. Perusahaan milik negara China North Industries Group Corporation (NORINCO) kini siap menguji terbang perdana drone logistik tak berawak kelas berat pertama mereka, Changying-8 (juga disebut CY-8 atau “unmanned air truck”).
Drone ini memiliki bobot lepas landas mencapai 7 ton, mampu membawa muatan hingga 3,5 ton, dan memiliki jangkauan terbang lebih dari 3.000 km. Dirancang khusus untuk misi logistik, Changying-8 diharapkan merevolusi pengiriman barang di wilayah terpencil, pegunungan tinggi, hingga operasi bantuan darurat.
Menurut data resmi NORINCO, drone ini memiliki dimensi:
Panjang: 17 meter
Bentang sayap: 25 meter
Volume ruang kargo: 18 meter kubik (bisa memuat kontainer kargo udara standar dan kontainer cold chain khusus)
Keunggulan utamanya adalah kemampuan short takeoff and landing (STOL) — hanya butuh landasan pacu sependek 200 meter — serta mampu beroperasi di dataran tinggi. Proses bongkar-muat kargo super cepat, hanya kurang dari 15 menit. Ini membuatnya sangat efisien untuk rute logistik yang sulit dijangkau pesawat berawak biasa.