TINEMU.COM - Suatu ketika Nasruddin Hoja diundang ke pesta di tempat Walikota. Pada hari pesta ia pergi ke tempat Walikota dengan mengenakan pakaian yang sangat mewah.
Ketika Walikota bertemu dengannya. Mata Walikota tertuju pada sorbannya yang besar dan indah. Walikota berkata; "Wow..!! Sungguh sorban yang luar biasa.. Saya belum pernah melihat yang seperti itu. Jika memungkinkan saya ingin membelinya."
"Berapa harga yang akan Anda jual?"
Nasruddin Hoja menjawab dengan tenang, "Saya bisa menjualnya kepada Anda seharga ribuan dolar.."
Di dekatnya ada seorang pedagang lokal yang mendengarkan semua percakapan ini. Mendengarkan ini dia pergi ke Walikota dan membawanya ke samping dan berkata;
"Harga yang ditawarkan Nasrudin jelas jauh melebihi nilai pasar dari barang-barang yang sebanding.."
Baca Juga: John Frusciante Kembali Red Hot Chili Peppers Langsung Luncurkan Album Baru Unlimited Love
Mendengar ini, Walikota kembali ke Nasruddin Hoja dan berkata, "Harga Anda terdengar sangat murah.." Nasruddin Hoja menjawab,
"Yah.. Harga saya terdengar mahal untuk barang seperti ini, tetapi harga didasarkan pada berapa banyak saya membelinya dan saya membayar banyak untuk itu,”
“Dan saya tahu bahwa hanya ada satu Walikota di seluruh alam semesta dengan selera yang cukup tinggi untuk membeli sorban seperti itu dengan harga ribuan dolar."
Baca Juga: SABIC Bermitra dengan Heng Hiap Industries Malaysia untuk Menggarap Limbah Plastik Pesisir
Mendengar pujian itu, Wali Kota langsung memerintahkan ajudannya untuk membayar lunas surban Nasruddin seharga ribuan dolar itu.
Setelah itu Nasruddin Hoja berjalan ke pedagang lokal dan berkata, "Anda mungkin tahu nilai pasar sorban tapi saya tahu nilai pasarnya & memuji Walikota."
Pesan Moral: Nilai Pasar suatu barang tergantung kepada Siapa dan Bagaimana barang tersebut Dijual. Seorang Penjual Ahli dapat Menjual barang dengan Kemampuan Berpikir Cepat dan Meyakinkan dengan Membaca Perilaku dan Tanggapan Pelanggan.
Artikel Terkait
Karena Belum Punya
Mahalnya Surban Nasrudin
Berpindah untuk Uang dan Tulisan Tangan Nasrudin