TINEMU.COM - Suatu ketika Nasrudin Hoja dan temannya tengah berbaring di rumput hijau di samping jalan pedesaan. Tempat itu tenang dan damai.
Saat itu Nasrudin berkata kepada temannya, "Saat ini saya tidak akan bertukar tempat dengan siapa pun bahkan untuk ribuan dolar.."
"Bagaimana dengan jutaan?" tanya temannya. Nasrudin menjawab, “Tidak, bahkan untuk lima juta” Beberapa saat kemudian temannya berkata,
“Lalu, bagaimana kalau aku menukarnya dengan sepuluh dolar?'
Mendengarkan ini Nasrudin duduk dan berkata,
'Yah.. Itu cerita yang berbeda. Sekarang kita berbicara tentang uang nyata.."
Baca Juga: Mahalnya Surban Nasrudin
Cerita 2:
Menulis Surat
Suatu hari seorang pria datang ke Nasrudin dan memintanya untuk menulis surat untuknya. Namun Nasrudin menolak dengan mengatakan,
"Maaf, saya tidak bisa menulis surat sekarang karena kakiku terlalu sakit...”
Pria itu bingung dan bertanya, “Kakimu?? tapi apa hubungannya dengan menulis surat?"
Nasrudin menjelaskan, “Karena, tidak ada yang bisa membaca tulisan tangan saya, sementara saya tidak mungkin menulis dengan kaki saya yang sakit.”
Disadur dari moralstories26.com***
Artikel Terkait
Nasrudin dan Selembar Roti
Ketika Nasrudin Hoja Dikerjain Tetangga
Mahalnya Surban Nasrudin