Hysteria-nya Muse: Kegilaan Manusiawi, Bukan Sekadar Aksi Musikal yang Gagah

photo author
Dedy Tri Riyadi, Tinemu
- Selasa, 29 Juli 2025 | 20:04 WIB
ilustrasi main bass (grok)
ilustrasi main bass (grok)

Baca Juga: Segera Tayang 2 Oktober, 'Rangga dan Cinta' Hadirkan Rasa Baru serta Lagu Baru Spirit 'AADC'!

Perpaduan antara ketukan drum yang konstan, riff bass yang obsesif, dan vokal Matt Bellamy yang meledak-ledak justru memperkuat tema kegilaan dalam liriknya.

Ini seperti badai emosional yang tidak bisa ditahan—dan justru karena itu, kita bisa merasakannya begitu nyata.

"Hysteria" bukan hanya tentang kehilangan kendali atas orang lain—lebih dari itu, ia adalah potret kehilangan kendali atas diri sendiri karena cinta.

Dalam era di mana perasaan sering dibungkam demi logika dan citra diri, lagu ini menawarkan katarsis: ruang untuk mengakui bahwa menjadi manusia berarti juga bisa gila karena cinta.

Baca Juga: Le Grand Chef 2025 Ajak Para Talenta Kuliner Berlomba Jadi Chef Ambassador

Dan di situlah letak keindahannya. Muse mengajak kita menghadapi bagian tergelap dari perasaan kita, dan memberi tahu: kamu tidak sendirian.**

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Tri Riyadi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Aldi Taher dan Konser Dadakan Kembang Tahu

Selasa, 7 April 2026 | 00:02 WIB

Air Keras atau Asam Sulfat

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:30 WIB

Berpuasa Ramadan Tanpa Buka Puasa Bersama

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:00 WIB

Tanda Bahaya Itu Sudah Sejak Lama Berdentang...

Senin, 9 Februari 2026 | 05:45 WIB

Mengapa Kita Tidak Pernah Berinvestasi di Bidang Seni?

Selasa, 27 Januari 2026 | 06:40 WIB

Kisah Pramugari Gadungan

Minggu, 11 Januari 2026 | 20:43 WIB
X