Baca Juga: Segera Tayang 2 Oktober, 'Rangga dan Cinta' Hadirkan Rasa Baru serta Lagu Baru Spirit 'AADC'!
Perpaduan antara ketukan drum yang konstan, riff bass yang obsesif, dan vokal Matt Bellamy yang meledak-ledak justru memperkuat tema kegilaan dalam liriknya.
Ini seperti badai emosional yang tidak bisa ditahan—dan justru karena itu, kita bisa merasakannya begitu nyata.
"Hysteria" bukan hanya tentang kehilangan kendali atas orang lain—lebih dari itu, ia adalah potret kehilangan kendali atas diri sendiri karena cinta.
Dalam era di mana perasaan sering dibungkam demi logika dan citra diri, lagu ini menawarkan katarsis: ruang untuk mengakui bahwa menjadi manusia berarti juga bisa gila karena cinta.
Baca Juga: Le Grand Chef 2025 Ajak Para Talenta Kuliner Berlomba Jadi Chef Ambassador
Dan di situlah letak keindahannya. Muse mengajak kita menghadapi bagian tergelap dari perasaan kita, dan memberi tahu: kamu tidak sendirian.**
Artikel Terkait
Rayakan HUT RI ke 80, RW 12 Tytyan Indah Hadirkan Garage Sale: Ada Bazar Emas dari Pegadaian
BPA Institute Hadirkan “Open Architecture”: Dialog Baru antara Arsitektur, Alam, dan Kehidupan Kontemporer
Kiprah Rejuvenasi Mal Samarinda Central Plaza karya arsitek Budi Pradono
Terapi Seni: Menyentuh Mereka yang Kerap Terlupakan di LPKA kelas 1 Tangerang