Saat jalan kaki sendirian, atau malam hari ketika kepala sedang terlalu ramai.
Ada nada-nada di dalamnya yang terasa seperti percakapan: tidak perlu dipecahkan, cukup didengarkan.
Baca Juga: Kereta Cepat Whoosh Tabrak 10 Biawak Sejak Januari 2025
“My Life” tidak mengubah hidup siapa pun.
Tapi ada kalanya, yang kita butuhkan bukan lagu yang membuat segalanya terasa megah—melainkan yang bisa membuat kita merasa “oke juga ya, rasanya begini”.
Dan itu sudah cukup berharga.**
Artikel Terkait
Hysteria-nya Muse: Kegilaan Manusiawi, Bukan Sekadar Aksi Musikal yang Gagah