Dalam buku perayaan ulang tahun Staatsspoorwegen ke-50 "Gedenkboek Staatspoor-en Tramwegen" yang ditulis oleh S. A. Reitsma dijelaskan bahwa Depo Lokomotif Sidotopo telah aktif digunakan sejak tahun 1923.
Baca Juga: Ketela, Tak Hanya Buahnya, Daunnya pun Menyimpan Banyak Khasiat
J.J.G Oegema dalam bukunya dengan judul “STOOMTRACTIE OP JAVA EN SUMATRA” juga menulis bahwa Depo Sidotopo merupakan depo induk yang paling modern saat itu.
Tak tanggung-tanggung, dengan luas lebih dari 80 hektare, SS membangun komplek locomotief depot beserta remise untuk perawatan dan perbaikan lokomotif termasuk juga kereta, dan gerbong.
Masa Pertahanan Kemerdekaan
Pada 13 November 1945 setelah kemerdekaan, Stasiun Sidotopo menjadi salah satu saksi bisu pertempuran pejuang dengan melawan tentara Sekutu pada bulan Agustus-November 1945 di Kota Surabaya tepatnya di daerah sekitar Sawah Pulo.
Baca Juga: Pertama di Luar Jakarta, Paris Baguette Buka Gerai di Medan
Para pejuang yang tergabung dalam organisasi Pemuda Republik Indonesia (PRI) Utara dibawah pimpinan Kustur, memiliki pos pertahanan di sekitar Jatipurwo berdekatan dengan Stasiun Kereta Api Prince Hendrik.
Saat itu, para pejuang sempat mendapatkan perlawanan tembakan sengit hingga mendapat tekanan yang membuat para pejuang terpaksa mengalihkan pertahanannya ke Stasiun Sidotopo.
Para pejuang lalu ikut bergabung dengan para pemuda dan buruh dari kereta pi pada masa itu yang telah membuat pertahanan di Stasiun Sidotopo. Dalam pertempuran tersebut, sebanyak 20 pejuang gugur dan dimakamkan di Jalan Sidotopo Wetan.
Baca Juga: Inilah Cara Mandi Junub Lengkap dengan Niat dan Sunahnya
Masa Sekarang
Saat ini, Depo Sidotopo yang berada di wilayah Daop 8 Surabaya masih aktif difungsikan sebagai tempat perawatan maupun perbaikan lokomotif, kereta, dan gerbong.
Di Depo Sidotopo juga dilakukan perawatan rangkaian KA Commuter Line Tumapel, Line Jenggala, Line Supas, Line Dhoho dan Penataran.
Selain itu, kawasan tersebut juga terdapat stasiun, klinik kesehatan milik KAI (Mediska), dan Griya Karya Bima yang merupakan tempat beristirahat untuk masinis. Semua yang ada di kawasan Depo Sidotopo sekarang ini memang masih sangat otentik.
Artikel Terkait
KAI Mulai Siapkan Kelengkapan Depo LRT Jabodebek di Bekasi. Yuk Intip Fasilitasnya.
KAI Hadirkan Promo Patriotrip di Hari Pahlawan, Ada Diskon 25 Persen Tiket Kereta Api
Hore! Tiket Kereta Api untuk Libur Natal dan Tahun Baru 2024 Sudah Bisa Dibeli
Tips Membeli Tiket Kereta Api untuk Libur Natal dan Tahun Baru 2024
Waspada! Jangan Bagikan Kode Booking Tiket Kereta Api Ke Medsos