TINEMU.COM- Untuk penikmat musik Indonesia khususnya di era 1980 dan 1990-an pasti akrab dengan nama ini, Younky Soewarno. Terkadang namanya disandingkan dengan sang istri, Maryati sebagai pencipta lagu atau penata musik, terpampang di depan berbagai sampul kaset pita. Tak dipungkiri di era itu ia pantas dijuluki The Hits Maker atau pencetak lagu-lagu hits.
Cintaku Padamu (Ita Purnamasari), Bias Sinar (Nicky Astria), Nada Nada Cinta (Rossa), Harus Kumiliki (Ruth Sahanaya), Jerat Jerat Cinta (Trio Libels), dan Terserah Boy (Atiek CB) adalah sederet lagu hits yang pernah lahir dari tangannya. Selama lebih dari empat dekade, ia tidak hanya menjadi musisi, tetapi juga seorang komponis, produser, arranger, juga vokalis.
Younky memulai kariernya pada tahun 1981 dengan album Younky & Co bersama Ida Rosyd, di mana ia tidak hanya menjadi produser tetapi juga vokalis utama. Hal ini menjadi awal yang gemilang untuk perjalanan panjangnya di industri musik. Pada tahun 1988, namanya makin dikenal saat ia menjadi penata musik untuk album Jumpa Pertama milik Chrisye- yang sempat dituding intronya sedikit mirip lagu hits Sheena Easton, 9 to 5 Morning Train.
Baca Juga: Siap-Siap Begadang! Tiket Kereta Api Lebaran 2025 Bisa Dipesan Setiap Pukul 00.00 WIB
Younky pernah bergabung dalam grup Jakarta Rhythm Section (JRS) bersama Fariz RM dan Deddy Dhukun, menggantikan Jimmy Paais yang berhalangan. Bersama JRS, ia merilis lagu-lagu hits Hanya Satu Kamu, Orang Ketiga, dan Ratna Juwita. Dalam grup ini, ia tidak hanya berperan sebagai arranger, tetapi juga sebagai vokal latar dan vokalis.
Di era 1990-an, Younky Soewarno menjadi penata musik di berbagai album penyanyi terkenal seperti Trio Libels, Tito Soemarsono, Chrisye, Vina Panduwinata, dan Ita Purnamasari. Namun, salah satu momen paling gemilang dalam kariernya adalah pada tahun 1992, ketika ia mengarahkan Krisdayanti dalam ajang Asia Bagus. Dengan membawakan lagu ciptaannya, Learning From Love. Berkat arahannya Krisdayanti berhasil menjuarai grand final festival di Jepang. Bersama Chris Pattikawa di bawah naungan Antero Bagus, Younky juga turut membawa penyanyi trio AB Three (Widy, Nola,Lucy) meraih berbagai penghargaan di festival musik internasional. Melalui ajang yang mengkhususkan diri dalam wilayah Asia Tenggara, Antero Bagus, karya-karyanya makin diakui hingga mancanegara.
Ia juga meraih penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards pada 1997 saat menangani grup AB Three sebagai produser dan penata musik (album Kerinduanku). Tahun 1999 masih bersama AB Three, ia sekali lagi mendapatkan penghargaan AMI Awards sebagai prodsuer dan penata musik terbaik (Nyanyian Cintamu).
Younky Soewarno kerap berkarya bersama istrinya, Maryati Soewarno, yang berperan menjadi penulis lirik lagu-lagunya. Younky meninggal dunia pada 10 Februari 2022 di usia 65 tahun. Ia meninggalkan tiga orang anak Laurensia Lina Sukawati, Aditya Kharisma, dan Liora Laeticia yang tidak melanjutkan karier seperti ayahnya di bidang musik.**
Artikel Terkait
Vidi Kolaborasi dengan Penyanyi Asia dan Amerika
Steve Marriott, Penyanyi dan Gitaris yang Underrated
Jujun S Suriasumantri, Tokoh dan Tiga Bukunya
Bersukacita Matematika