TINEMU.COM-Black Sabbath merilis album kesebelas mereka Born Again pada 9 September 1983 melalui label rekaman Vertigo dan Warner Bros. Album studio inilah yang mereka kerjakan setelah vokalis Ronnie James Dio dan penggebuk dram Vinny Appice hengkang.
Hal menarik lainnya ini adalah album satu-satunya yang direkam dengan vokalis utama Ian Gillan, yang sangat terkenal bersama Deep Purple. Selain itu, ini juga album Black Sabbath terakhir yang menampilkan bassis asli Geezer Butler sebelum kepergiannya pada November 1984. Butler pernah kembali ke band pada 1991 untuk merekam Dehumanizer.
Band beralih manajemen ke Don Arden (ayah Sharon Osbourne) dan dialah yang menyarankan Ian Gillan sebagai vokalis baru band. “Band itu terbentuk bersama di atas kertas dan kami tidak pernah berlatih,” ungkap Tony Iommi dalam film dokumenter Black Sabbath: 1978-1992.
Baca Juga: Kontroversi Sampul Album Scorpions
Awalnya, Iommi menginginkan ini adalah semacam projek yang dinamai Born Again dan bukan dimaksudkan sebagai album terbaru Black Sabbath. Tapi Arden bersikeras untuk menggunakan nama Black Sabbath yang sudah dikenal. Iommi menginginkan dan mempertimbangkan banyak kemungkinan vokalis seperti Robert Plant dan David Coverdale akan bergabung-sebelum mantap dengan Gillan, bahkan Michael Bolton yang saat itu belum terkenal turut mengikuti audisi.
Iommi mengatakan pada majalah Hit Parader (1983) bahwa Gillan adalah kandidat terbaik yang “lengkingannya adalah legenda.” Gillan pertama kali ragu untuk bekerja pada proyek ini, tapi manajernya kemudian meyakinkan Gillan untuk bertemu dengan Iommi dan bassis Geezer Butler di hotel The Bear, Oxford. Setelah pertemuan tersebut Gillan secara resmi menyatakan bergabung dalam proyek ini pada Februari 1983. Born Again juga menampilkan kembalinya anggota pendiri Bill Ward pada drum. Ward sebelumnya meninggalkan Sabbath pada 1980.
Black Sabbath mulai merekam album ini pada Mei 1983 di The Manor Studio yang dimiliki oleh Richard Branson di wilayah Oxfordshire. Turut bergabung produser Robin Black yang sebelumnya pernah menangani Black Sabbath saat rekaman album Sabotage.
Baca Juga: Lagu Iron Man Black Sabbath Tidak Terinspirasi dari Komik Marvel
Sampul album didesain oleh Steve ‘Krusher’ Joule, berdasarkan pada sebuah fotokopi hitam putih dari sebuah foto bayi yang diterbitkan di sebuah majalah pada 1968. Martin Popoff menggambarkan mahluk di sampul itu sebagai sesosok “garish red devil-baby” (bayi iblis yang merah mengkilat). Bill Ward mengatakan bahwa dia secara pribadi membenci sampul album itu. Ian Gillan mengatakan kepada pers bahwa dia muntah saat pertama kali melihatnya. Namun, Tony Iommi menyetujui sampul album itu, yang belakangan hingga kini dianggap sebagai salah satu desain sampul album terburuk.
Ben Mitchell dari Blender menyebut sampul album itu “awful”. Majalah Inggris, Kerrang! menempatkan sampul album ini di tempat kedua terburuk di belakang Loverdrive milik Scorpions, dalam “10 Worst Album Sleeves di Metal/Hard Rock”. Daftar itu berdasarkan pilihan atau polling dari para pembaca majalah.
NME menyertakan sampul album ini di daftar mereka “29 sickest album covers ever”. Manajer Black Sabbath, Don Arden, agak sedikit kesal pada mantan vokalis Ozzy Osbourne yang baru saja menikahi putrinya Sharon. Karena kesal dia mengatakan kepada Osbourne bahwa anaknya mirip dengan gambar sampul album Born Again.