'Born Again' Album Kesebelas Black Sabbath yang Penuh Caci Maki

photo author
Donny Anggoro, Tinemu
- Sabtu, 16 November 2024 | 00:42 WIB
artwork Born Again, terburuk di dunia (foto istimewa)
artwork Born Again, terburuk di dunia (foto istimewa)

Baca Juga: Peace of Mind: Hits Boston yang Masih Menggigit di Era Digital

Meski kerap dicela-terutama dari desain sampulnya- Born Again cukup meraih sukses secara komersil. Ini adalah album Black Sabbath dengan perolehan chart tertinggi di Inggris sejak Sabbath Bloody Sabbath (1973) dan menjadi hits dalam Top 40 di Amerika. Meskipun laku dan masuk peringkat cukup tinggi, album ini menjadi album Black Sabbath yang menerima tanggapan beragam dari para kritikus saat dirilis.

Allmusic memberikan 1,5 dari 5 bintang; Blender memberikan 1 dari 5 bintang; Rolling Stone Album Guide memberikan 3 dari 5 bintang; dan Martin Popoff memberikan 10 dari 10 bintang. Meskipun secara keseluruhan menerima komentar negatif dari para kritikus, album ini masih disukai fans Black Sabbath.

Penulis Martin Popoff menyebut bahwa “jika ada album dalam sejarah Black Sabbath mendapatkan pujian baru dari para penggemar metal yang menuju abad baru, itu adalah Born Again.” Band death metal Cannibal Corpse sebagai penghormatan pernah membawakan lagu dari album Born Again yaitu Zero the Hero dan termasuk di EP mereka bertajuk Hammer Smashed Face. Vokalis Cannibal Corpse,Chris Barnes, menyebut Born Again adalah album Black Sabbath favoritnya.

Baca Juga: Arti Lagu Hits One More Night Phil Collins

Zero the Hero juga menginspirasi Guns N Roses membuat lagu hitsnya Paradise City. Dalam otobiografinya Iommi menyebut Beastie Boys meminjam riff dari lagu Hot Line di album ini untuk kagu mereka (You Gotta) Fight For Your Right (To Party!). Drummer Metallica Lars Ulrich menyebut Born Again “one of the best Black Sabbath albums”. Bill Stevenson, mantan drummer grup Black Flag, menyukai album ini terutama lagu Trashed dan Disturbing the Priest.

Pada 1984, Ozzy Osbourne menyatakan bahwa album ini adalah “hal terbaik yang pernah saya dengar dari Sabbath sejak anggota asli berpisah”. Pada 1992 Iommi mengaku pada Guitar World, “Sejujurnya, saya tidak menyukai beberapa lagu di album itu-dan produksinya payah. Kami tidak pernah memiliki waktu untuk melihat hasil cetak album setelah direkam, dan sesuatu terjadi padanya pada saat dirilis,”

Menurut otobiografi Iommi, Ward mulai minum-minum lagi mendekati akhir dari sesi rekaman Born Again dan kembali ke Los Angeles untuk rehabilitasi pencandu minuman keras. Iommi kemudian merekrut Bev Bevan, yang pernah bermain dengan band The Move dan ELO, untuk menggantikan Ward dalam tur promosi Born Again.

Daftar Lagu

1. Trashed
2. Stonehenge
3. Disturbing the Priest
4. The Dark
5. Zero the Hero
6. Digital Bitch
7. Born Again
8. Hot Line
9. Keep It Warm

Black Sabbath

• Tony Iommi – guitars, guitar effects, flute
• Geezer Butler – bass, bass effects
• Bill Ward – drums, percussion
• Ian Gillan – vocals

Musisi tambahan

• Geoff Nicholls – keyboards

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Donny Anggoro

Sumber: All Access Global Rock Stream

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Malioboro, Tempat Rindu Berjalan Pelan

Senin, 13 April 2026 | 16:22 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Tak Ada Keraguan

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ermy Kullit, All That Jazz!

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:33 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Gudang Garam dan Buku

Kamis, 26 Maret 2026 | 17:39 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Kota dan Pembaca

Kamis, 26 Maret 2026 | 16:17 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Menjual Lima Buku

Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:10 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Bacaan Bertambah

Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:27 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Mewariskan Tulisan

Jumat, 20 Maret 2026 | 12:16 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Jari dan Anak

Jumat, 20 Maret 2026 | 09:51 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Jawa Dibukukan

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:48 WIB

Perang Dagang di Nusantara pada Masa Lalu

Kamis, 12 Maret 2026 | 10:52 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Radikal di Masa Kolonial

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:18 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Lima Halaman

Jumat, 6 Maret 2026 | 13:03 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Tulisan dan Tua

Rabu, 25 Februari 2026 | 14:07 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Buku Sesuai Kurikulum

Rabu, 25 Februari 2026 | 12:53 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Puisi dan Penerbit

Rabu, 25 Februari 2026 | 11:29 WIB

Kolom Buku Belum Berlalu: Pertama dan Lengkap

Rabu, 25 Februari 2026 | 10:15 WIB
X