Tips pertama menurut Halim adalah pentingnya menciptakan bisnis yang sesuai dengan masalah yang dihadapi masyarakat atau disebut dengan konsep "Problem-Solution Fit".
Dengan konsep ini, maka pengusaha bisa menyediakan solusi sesuai dengan masalah masyarakat, dan masyarakat mau membeli produk yang ditawarkan karena bermanfaat untuk mengatasi masalah.
Dalam SEVIMA Platform, Halim mencontohkan bagaimana Problem-Solution Fit diterapkan dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi kampus dan mahasiswa.
Baca Juga: Inilah Cara Bagaimana Partai Politik Menjembatani Kepentingan Generasi Muda
Salah satunya dalam hal pembayaran uang kuliah, dimana dulunya pembayaran dan pendaftaran mata kuliah (KRS) harus dilakukan dengan cara mengantri di loket atau kasir kampus.
SEVIMA Platform membuat proses tersebut bisa dilakukan dari rumah, cukup menggunakan laptop dan telepon genggam.
“Ketika aplikasinya terbukti cocok dan disukai masyarakat, usaha akan sukses. Pengalaman SEVIMA, pengguna pertama dari sistem akademik kami adalah STT Ibnu Sina Batam. Padahal SEVIMA di Surabaya, mereka di Batam, dan kita belum pernah bertemu sama sekali,” ungkap Halim.
Baca Juga: Bagaimana Atasi Kebiasaan Buruk Merendahkan Orang Lain?
“Itulah buah kepercayaan, karena kita sebagai pengusaha dianggap bisa menyelesaikan masalah pembeli,” imbuhnya.
2. Berkolaborasi dengan Pembeli dan Pengguna Produk
Kecocokan antara pembeli dan penjual juga bisa dibangun jauh sebelum produk tersebut ditawarkan. Pembeli ataupun calon pembeli, menurutnya bisa diajak berdiskusi dan ditanya tentang produk apa yang mereka butuhkan.
Inilah tips kedua dari Halim dalam memulai bisnis di era digital, yaitu pengusaha harus berkolaborasi dengan pembeli dan pengguna produk mereka. Terlebih di era digital ini, berbagai aplikasi online dapat dengan mudah dan murah digunakan untuk berkomunikasi.
Baca Juga: Berpikir Positif Tingkatkan Kekebalan Tubuh dan Kreativitas!
“Manfaatkan telepon, formulir survei, grup whatsapp, dan berbagai media online untuk berkolaborasi. Tanya pembeli dan pengguna produk, apa yang mereka butuhkan, lalu lakukan riset dan validasi!,” ungkap Halim.
3. Manfaatkan Kekuatan Word of Mouth
Artikel Terkait
Inilah 13 Usaha yang Mudah dan Menjanjikan Bagi Setiap Orang
Beginilah Cara Mengembangkan Usaha Makanan Ringan
Dari Keliling Sampai Daring, Inilah Cara Mengembangkan Usaha dengan Bantuan Teknologi Digital
Begini Cara Manajemen Keuangan, Agar Usaha Makin Berkembang!
Inilah 21 Strategi Untuk Mengatasi Masalah Permodalan Usaha