Pantang Menyerah
Sebagai wirausahawan, Amanda seringkali menghadapi berbagai tantangan bisnis. Meskipun begitu, ia pantang menyerah.
Baca Juga: Jubilee Marisa Merilis Lagu 'Sendiri' Bernuansa Pop Lawas
Baginya, tantangan yang datang hanya perlu dihadapi dengan terus melakukan yang terbaik dan terus belajar. Kemudian, dalam mengatur kesibukan antara kuliah dan usaha, ia menggunakan to do list. Dengan membuat to do list yang detail dan berdasarkan skala prioritas.
Dalam menjalankan bisnisnya, Amanda juga mendapatkan dukungan yang besar dari keluarga, teman dekat, dan lingkungan perkuliahan di FEB UGM.
Menurutnya, teman-teman di FEB UGM yang sangat suportif dan memiliki etos kerja yang tinggi sehingga mendorongnya untuk berani mencoba. Mata kuliah yang ia dapatkan pun turut membantunya dalam hal pemasaran dan operasional usaha.
Baca Juga: Bintang Drakor Hwang In Youp Segera Hadir di Jakarta!
“Dahulu, saya kira wirausaha itu hanya buat produk dan dijual begitu saja, tetapi setelah belajar di FEB UGM, saya jadi tahu kalau banyak aspek lain yang perlu diperhatikan, mulai dari manajemen manusianya, keuangan, hingga aspek pemasaran agar brand kita bisa dikenal di masyarakat,” ujar Amanda.
Kedepannya, Amanda ingin menjadi wirausaha dan terus mengembangkan bisnis. Meskipun menemukan banyak tantangan dan ketidakpastian, ia tetap merasa nyaman dalam menjalaninya.
Dengan berbisnis ia juga merasa bisa berkontribusi dalam memberikan lapangan pekerjaan bagi orang lain.
Baca Juga: Nadine Kei, Dari Pendidikan Hukum ke Musik
Tips Awal Berbisnis
Lalu bagaimana bagi mahasiswa yang ingin memulai bisnis? Amanda berpesan kepada mahasiswa yang ingin memulai bisnis agar tidak takut mencoba. Langkah awal yang dapat dilakukan adalah mengumpulkan informasi sebanyak mungkin mengenai bisnis yang ingin dimulai.
Kemudian, tanamkan prinsip bahwa kesempurnaan tidak harus dicapai pada langkah pertama, seiring berjalannya waktu terus belajar untuk menyempurnakannya. Tidak kalah penting, jangan terlalu memikirkan perkataan orang lain.
“If you wanna go fast go alone, if you wanna go far go together,” tutupnya.***
Artikel Terkait
Kisah Inspiratif Tatsbita Ratqa Amany, Mahasiswa FEB UGM Bangun Bisnis Workshop Kreatif
Belajar dari Buku "The Lean Startup" Eric Ries untuk Membangun Bisnis yang Gesit
Seni Merancang Board Game, Siapa Tahu Jadi Bisnis Baru!
Minuman Nusantara selain Teh dan Kopi, Siapa Tahu Jadi Ide Bisnis Rumahan
Keren! Ali Alexander, Mahasiswa FEB UGM Kantongi 41 Prestasi dari Kompetisi Keuangan dan Bisnis