Ia menyatakan bahwa AI dapat dioptimalkan untuk memahami perilaku pelanggan, meningkatkan pengalaman nasabah, dan menciptakan layanan yang lebih personal, sehingga keunggulan tidak hanya pada produk, tetapi juga pada interaksi yang relevan dan bernilai.
Selaras, Carolina Ardelia, Founder & CEO COLORE Art & Crafts, serta anggota dari Diplomat Entrepreneurs Network yang menegaskan bahwa menekankan bahwa teknologi, termasuk AI, hanyalah alat, sementara sentuhan emosional dan kepedulian tulus tetap hanya bisa diberikan oleh manusia.
Baca Juga: Lagu Baru Methosa Kritik Soal Tambang yang Dieksploitasi
Ia mengingatkan agar dalam pemasaran, pelaku usaha tidak sekadar mengikuti tren, tetapi memastikan strategi yang dijalankan selaras dengan nilai brand dan mampu membangun koneksi emosional yang nyata dengan pelanggan.
Panel diskusi “New Product & Brand Management: Memperkuat Inovasi dan Reputasi dengan AI” menampilkan Sapta Yuliandri, GM Corporate Secretary PT PETRO MUBA (Perseroda). Ia menegaskan bahwa penguatan inovasi dan reputasi tidak hanya ditopang oleh teknologi seperti AI, tetapi juga oleh tata kelola perusahaan yang baik, kemitraan strategis, dan komitmen untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Sementara itu, Wira Bhakti Darma, Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN UID S2JB memaparkan bahwa AI membuka peluang besar bagi perusahaan untuk menghadirkan layanan yang lebih andal, personal, dan efisien. Inovasi ini bukan hanya memperkuat brand, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap transformasi energi bersih dan berkelanjutan.
Baca Juga: Teaser Poster 'Yakin Nikah' Bikin Penasaran!
Selaras, Iwan Sofyansory, General Manager PLN Icon Plus Regional Sumbagsel menambahkan bahwa integrasi AI terbukti meningkatkan efisiensi dan kualitas kerja di semua lini, baik di level tim maupun organisasi.
“Pendekatan ini bukan sekadar transformasi teknologi, tetapi juga penguatan budaya kerja yang kolaboratif dan berorientasi pada hasil yang optimal,” tuturnya.
Sebagai wujud komitmen terhadap pengembangan talenta muda dan kolaborasi lintas sektor, Palembang Marketing Festival 2025 menganugerahkan Entrepreneurial Marketing - Campus for Impact 2025 dan Corporate for Impact 2025 kepada universitas, pelaku industri, dan pemerintah yang aktif membangun ekosistem berkelanjutan.
Baca Juga: Yovie Widianto : Saya Dukung Transparansi dan Audit LMKN!
Penghargaan Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2025 diberikan kepada Politeknik Negeri Sriwijaya Palembang, dan Universitas Muhammadiyah Palembang.
Penghargaan Entrepreneurial Marketing Corporate for Impact 2025 diberikan kepada Bank Sumsel Babel; Bank BPR Sumsel; PT Petromuba (Perseroda); PT PLN UID Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu (S2JB); PT Pupuk Sriwidjaja; PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional III (Divre III) Palembang; ENCARTHA Group; dan Telkomsel Regional Sumbagsel.
Dalam Palembang Marketing Festival 2025, Dinas Pariwisata Kota Palembang menggelar fashion show karya UKM binaan sebagai katalisator pertumbuhan industri kreatif lokal di Palembang dan sekitarnya.
Baca Juga: JPU Tolak Pledoi Fariz RM, Kuasa Hukum Nilai Ada Beda Penafsiran
Artikel Terkait
KAI Group Raih Prestasi Gemilang di Ajang BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2025
Philip Kotler Museum of Marketing with Hermawan Kartajaya Hadir di Jakarta
Semarang Jadi Kota Pembuka Rangkaian Indonesia Marketing Festival 2025
Pekanbaru Marketing Festival 2025, Perkuat Daya Saing Riau Lewat Pemasaran Berdampak
Jogja Marketing Festival 2025 Dorong Aksi Nyata Generasi Muda di Era AI