Puncak inspirasi acara ini berlanjut melalui sesi bertajuk “Tech War or Trade War: Memahami Tantangan Baru Pemasaran” yang dibawakan oleh Hermawan Kartajaya, Founder & Chair of MCorp.
Dalam pemaparannya, Hermawan membedah dinamika geopolitik dan persaingan global di tengah percepatan kemajuan teknologi, sekaligus menawarkan strategi adaptif yang dapat diimplementasikan oleh pelaku usaha agar tetap relevan dan kompetitif.
Staf Ahli Wali Kota Palembang Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Investasi, Riza Pahlevi berpesan kepada peserta untuk bersinergi dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang kuat di tengah tantangan yang datang di era AI ini.
Baca Juga: Refleksi, Sinema, dan Ekphrasis: Membaca Puisi-Puisi dalam Buku Film Bisa Dieja karya Salman Aristo
“Semangat dan kolaborasi yang dibangun hari ini menjadi modal penting bagi Palembang untuk terus maju. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan akademisi adalah kunci menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan siap menghadapi tantangan era AI. Mari kita jadikan Palembang sebagai contoh kota yang adaptif, kreatif, dan penuh energi positif,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
KAI Group Raih Prestasi Gemilang di Ajang BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2025
Philip Kotler Museum of Marketing with Hermawan Kartajaya Hadir di Jakarta
Semarang Jadi Kota Pembuka Rangkaian Indonesia Marketing Festival 2025
Pekanbaru Marketing Festival 2025, Perkuat Daya Saing Riau Lewat Pemasaran Berdampak
Jogja Marketing Festival 2025 Dorong Aksi Nyata Generasi Muda di Era AI